Connect with us

Sinema

Gunakan CGI kelas Hollywood, PH 7ujuh Rumah Produksi Garap Film Horor Kisah Urban Legend

Jakarta – PH Tu7uh Rumah Produksi kembali mengumumkan akan menggarap film layar lebar genre horor , setelah v sukses menggarap dua film layar lebar dan film web series Abi Ghea.

Film yang digarapnya diangkat dari cerita urban legend mengenai pasugihan dan akan menampilkan 5 peran utama anak muda yang akan mengambil lokasi syuting di Jakarta, Cianjur dan Bandung, Jawa Barat.

Produser eksekutif, Tu7uh Rumah Produksi, Tirta Siregar mengungkapkan bahwa film layar lebar produksinya yang terbaru kali ini akan dimulai proses produksinya pada Mei dan Juni 2022.

Film cerita horor yang akan kita angkat kali ini adalah cerita Urban Legend asli Nusantara yang selama ini melekat di kehidupan masyarakat tradisional. Dan kisahnya berawal dari 5 anak muda yang berbeda karakter,” ujar Tirta Siregar pada press confrencenya di ballroom Akmani Hotel, Jakarta, Rabu (27/4/2022).

Tirta yang pernah menggarap film ‘Dua Batas Waktu’ dan ‘Keira’ menambahkan, filmnya yang sempat tertunda dampak pandemi covid 19 sejak 2020 lalu, akan kembali digarap dengan serius dan akan menggunakan gambar tekhnologi canggih CGI (Computer Generated Imagery) kelas film Hollywood. Selain itu, pihaknya juga telah mengganti sutradara agar hasil film horornya yang menceritakan seputar pasugihan bukan film hanya asal tayang meraup penonton.

Tirta mengungkap, “Sutradaranya tetap sutradara Indonesia karena kita yakin masih banyak produk lokal yang bisa menghasilkan karya berkualitas, kita juga bekerjasama dengan tim luar yang biasa mengerjakan CGI.”

“Di film kali ini, kami akan memikirkan penonton agar bisa menikmati film horor cerita yang menarik, tontonan tragis tapi menghibur lalu mau menyampaikan cerita horor ini kepada yang lain agar tertarik untuk datang menonton ke bioskop,” jelas Tirta.

Pada film bergenre horor cerita misteri, Andre Murtono selaku Produser mengatakan, “Memang perkembangan film horor sampai saat ini sangat pesat apalagi banyak cerita-cerita baru yang lebih fresh, justru kami memproduksi dengan genre yang sama tapi ceritanya berbeda, tentang urban legend juga yang akan kita angkat ceritanya tapi CGInya cukup lumayan banyak dan bagus.”

Mengenai penggunaan CGI berkelas Hollywood, Andre juga mengungkapkan, “Dan kebetulan kita pake tim CGInya dari luar, ada salah satu yang sering megang film-film di Hollywood, kebetulan sutradaranya pun terkenal saat itu sudah berbicara pada kami dan portofolionya bagus, mudah-mudahan bisa berjalan lancar dengan baik mohon doa juga supportnya.”

Sementara Andre menambahkan,” filmnya nanti akan menampilkan 3 pemain inti plus 2 artis terkenal yang hingga kini masih dalam proses seleksi.”

Salah satu pemain yang sudah di plot di film garapannya adalah bintang pendatang baru, Mikhayla Ayu. Perempuan berusia 21 tahun asli dari Lumajang Jawa Timur, akan menjadi salah pemain inti diantara kelima karakter dalam filmnya itu.

Mikha yang berwajah Indonesia dengan tinggi 165 cm dan bobot 47 kg, sudah menjalani beberapa kegiatan proses produksinya, salah satunya adalah sudah mengikuti kelas akting secara private di Eighteen Management dibawah naungan PH Tu7uh Rumah Produksi. “Dalam kelas akting, Mikhayla di didik secara ketat kelas akting agar saat syuting sudah siap dan lancar mendalami perannya sebagai anak muda yang turut main dalam film horor tersebut, “terang Andre.

Mikhayla sendiri datang ke Jakarta baru setahun. Selepas lulus kuliah di Bali jurusan kesehatan, pehoby main tiktok dan instagram ini hijrah ke Jakarta lantaran ingin meraih cita-citanya sebagai bintang film yang sukses seperti aktor idolanya, Reza Rahadian,

“Semoga film perdanaku ini nanti bisa menghibur penikmat film-film horor Indonesia.Insya Allah, saya juga ingin memberikan akting yang terbaik,” kata Mikhayla kepada sejumlah awak media di acara perkenalan sekaligus pemberian santunan anak yatim di bulan Ramadan ini.

Meski film garapan Tu7uh Rumah Produksi adalah film perdananya, namun ia ingin film yang ia perankan menjadi film yang booming di tanah air. Mikha pun meminta doanya kepada anak yatim yang diundang dalam acara tersebut. (ynz)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Sinema