Connect with us

Pertanian

Johan Tagih Janji Mentan Soal Komitmen Pengembangan Kedelai Lokal

Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan secara tegas menagih janji Menteri Pertanian (Mentan) mengenai  persoalan kedelai lokal yang produksi dan mutunya masih rendah,sehingga tidak dapat...

  • Johan Prihatin Penyerapan Anggaran Kementan di Bawah 20 Persen

    Jakarta(BN)-Anggota DPR RI komisi IV dari Fraksi PKS H Johan Rosihan ST sangat prihatin dengan rendahnya penyerapan anggaran Kementan yang hanya...

  • Jokowi Minta BPKP dan APIP Cari Tahu Penyebab Realisasi Belanja Anggaran Lambat

    Bogor(BN)-Presiden Joko Widodo meminta agar Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan dan aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk mencari penyebab keterlambatan realisasi...

  • Johan Beri Catatan Kritis agar Kebijakan Anggaran 2022 Prioritaskan Pertanian sebagai Penggerak Perekonomian Nasional  

    Jakarta(BN)-Anggota DPR RI, Johan Rosihan memberikan beberapa catatan kritis terkait dengan penyampaian pemerintah terhadap kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal...

  • Johan Soroti Peningkatan Impor Pangan Kuartal 1 2021: Perlu Penguatan Pangan Strategis Berbasis Produksi Dalam Negeri  

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan menyesalkan impor pangan yang telah menjadi pilihan utama bagi ketersediaan pangan dan pemenuhan konsumsi...

  • Carut-Marut Persoalan Unggas: Johan Desak Kementan Perhatikan Nasib Peternak Rakyat

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan mengaku prihatin atas carut-marutnya persoalan unggas di tanah air padahal mestinya persoalan perunggasan nasional...

  • Tingkatkan Pendapatan Petani, Johan Harap Harga Jagung Tetap Stabil di NTB

    Sumbawa(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan turut memberikan apresiasi atas stabilnya harga jagung di Provinsi NTB pasalnya tahun ini terjadi...

  • Momentum Hari nelayan, Johan Rosihan: Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan melalui Pemberdayaan Masyarakat Nelayan

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan berharap pemerintah menjadikan Hari Nelayan Nasional pada tanggal 6 April 2021 ini sebagai momentum untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. khususnya melalui pemberdayaan masyarakat nelayan, yang menurut data dari KKP bahwa saat ininelayan kita yang berjumlah 1.459.874 orang merupakan asset nasional untuk mengembangkan sektor kelautan dan perikanan menjadi lebih maju dan berjaya sebagai negara maritim. Masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang harus diselesaikan pemerintah untuk membantu kehidupan nelayan kita, diantaranya masih tingginya kemiskinan nelayan yang mencapai20 hingga 48 persen nelayan, ujar Johan. Politisi PKS ini menyebutkan beberapa faktor yang harus diatasi untuk membantu nelayan seperti meningkatkan harga jual hasil tangkap  agar lebih tinggi dibanding biaya produksi,serta membantu meningkatkan kuantitas tangkapan nelayan dengan metode yang lebih canggih,...

  • Johan Nilai Pemerintah Perlu Lakukan Terobosan Baru untuk Mencapai Target Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat

    Jakarta(BN)-Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Johan Rosihan menilai peremajaan kelapa sawit rakyat yang telah berjalan selama 5 tahun ini pencapaiannya sangat jauh dari target yang ditetapkan pemerintah yaitu 2,4 juta hektar kebun kelapa sawit rakyat, maka menurutnya diperlukan sebuah terobosan baru dalam program peremajaan sawit serta harus dilakukan pengawasan khusus kepada BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) terutama dalam menghimpun dan mengembangkan dana sawit untuk peremajaan serta mengevaluasi kinerjanya dalam membantu petani kelapa sawit agar memenuhi syarat sebagai peserta peremajaan dengan pendampingan. Hal tersebut diungkapkan Johan mengingat lemahnya kinerja peremajaan sawit rakyat saat ini. Politisi PKS ini mengungkapkan persoalan utama dari kelapa sawit rakyat adalah rendahnya produktivitas yang disebabkan tanaman yang sudah tua dan serangan hama penyakit, maka bagi Johan peran pemerintah melalui BPDPKS sangat penting dalam membantu petani sawit untuk peremajaan agar produktivitasnya meningkat, namun sejauh ini capaian kinerja peremajaan...

  • Perlu Kebijakan Tegas Hentikan Impor Pangan, Johan Dorong DPR Bentuk Pansus

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan merasa prihatin dengan kebijakan impor pangan yang tidak terkendali, dimana terdapat jutaan ton dari berbagai komoditas pangan yang diimpor negara kita dengan berbagai dalih agar impor tersebut lancar setiap tahun. Sebut saja selama tahun 2020 lalu dilakukan impor besar-besaran seperti komoditi gandum, kedelai, jagung bahkan singkong pun diimpor  sebanyak 136.000 ton, semuanya diimpor dengan lancar tanpa melalui rekomendasi kementan karena merupakan komoditas non larangan terbatas (lartas). Dari situasi ini, saya mendorong DPR segera bersikap dengan membentuk Pansus Impor Pangan agar bisa menelusuri berbagai prektek impor yang merugikan petani serta memberikan solusi dari lintas komisi di DPR agar lahir kebijakan tegas dari pemerintah untuk menghentikan impor pangan yang merugikan petani dan kedaulatan pangan nasional, papar Johan. Politisi PKS ini berharap DPR memperkuat pengawasan impor pangan dan bersikap tegas menolak semua rencana impor...

More Posts
Advertisement
Advertisement