Tingginya Harga Gabah Di Lampung sehingga Harga Beras pasti ikut Naik

  • Share

BN Lampung

Tingginya Harga Gabah Dorong Kenaikan Harga Beras di Provinsi Lampung

Tingginya harga gabah di tingkat petani dan penggilingan telah menjadi penyebab utama kenaikan harga beras di Provinsi Lampung. Fenomena ini tidak hanya memengaruhi rantai pasokan beras lokal, tetapi juga mendorong harga beras melampaui angka eceran tertinggi. Dalam upaya mengatasi masalah ini, Komisi Pengawas Persaingan Usaha Lampung telah mengambil langkah untuk menyelidiki rantai pasok yang bertanggung jawab atas lonjakan harga yang signifikan tersebut.

Bakso Urat BIMA3di simpang Randu jln Raya Arah Rumbia

Perkembangan harga beras di Bandar Lampung, ibu kota provinsi, mencerminkan kenaikan yang mencolok. Hingga Selasa, 13 Februari 2024, harga beras premium di sejumlah toko beras telah mencapai kisaran Rp 15.000 hingga Rp 16.400 per kilogram. Sedangkan untuk beras medium, harganya berkisar antara Rp 14.800 hingga Rp 15.200 per kilogram. Lonjakan harga ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat, terutama mereka yang bergantung pada beras sebagai sumber utama karbohidrat.

Faktor-faktor yang menyebabkan kenaikan harga beras tidak terbatas pada tingginya harga gabah. Penyebab lainnya mungkin termasuk faktor-faktor eksternal seperti cuaca ekstrem atau keterbatasan pasokan beras dari provinsi lain. Namun, fokus utama saat ini adalah pada analisis rantai pasok lokal untuk memahami lebih lanjut tentang penyebab kenaikan harga beras yang signifikan.

Kenaikan harga beras juga dapat memiliki dampak sosial dan ekonomi yang signifikan. Masyarakat rentan yang bergantung pada beras sebagai makanan pokok mereka mungkin mengalami kesulitan ekonomi akibat lonjakan harga ini. Di sisi lain, petani gabah mungkin mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi dari penjualan gabah mereka, tetapi dampaknya mungkin tidak merata di seluruh masyarakat.

Dengan situasi ini, pemerintah setempat dan otoritas terkait harus segera bertindak untuk mencari solusi yang efektif. Langkah-langkah pengawasan yang ketat terhadap rantai pasok beras, upaya untuk meningkatkan produktivitas petani, serta kebijakan harga yang bijaksana mungkin diperlukan untuk mengatasi masalah ini dan menjaga stabilitas harga beras di Provinsi Lampung.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *