Peristiwa Pembunuhan Pagi Buta di Balam perengut Nyawa

  • Share

( BN ) Lampung

Tragedi Penusukan di Bandar Lampung Merenggut Nyawa Seorang Pria

Pagi buta di Bandar Lampung disertai suara teriakan memilukan, sebuah peristiwa penusukan yang berujung tewas mengejutkan warga. Korban, yang identitasnya masih belum diketahui, tewas dengan luka tusuk di tubuhnya.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di Jalan Raden Imba Kusuma Ratu, Kelurahan Sumber Rejo, Kecamatan Kemiling, pada Sabtu (3/1/2024) sekitar pukul 04.30 WIB. Bambang Susilo (20), pekerja toko aluminium di depan tempat kejadian, menyampaikan bahwa dia dan rekannya sempat mendengar suara orang berbincang di seberang toko sebelum kejadian.

Ketiga lelaki, termasuk korban yang belum diidentifikasi, tiba dari arah Teluk menggunakan satu unit sepeda motor matik. Mereka terlihat nongkrong di pinggir jalan sambil merokok, tanpa diketahui isi pembicaraan mereka.

“Saat terdengar teriakan minta tolong dari arah seberang, dia (korban) sempat nyeberang ke sini minta tolong. Kami jelas kaget melihat kejadian itu,” ungkap Bambang.

Namun, upaya pertolongan terhenti ketika terduga pelaku memberikan peringatan kepada mereka. “Dia bilang, jangan ikut-ikutan, ini urusan kami,” kata Bambang, menggambarkan detik-detik tegang setelah kejadian.

Telah Hadir Bakso BIMA Pak JONO di simpang Randu depan TK Xaverius Jln Raya Arah Rumbia

Setelah peristiwa itu, terduga pelaku dan seorang lainnya pergi sambil menuntun sepeda motor ke arah mereka datang. Korban dibawa oleh warga sekitar ke puskesmas dan kemudian dirujuk ke RS Bintang Amin.

Kapolsek Kemiling, Inspektur Dua (Ipda) Agus Heriyanto, membenarkan kejadian tersebut, menyatakan bahwa korban meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan, termasuk untuk mengidentifikasi korban dan mengungkap motif di balik tragedi ini. Tim Inafis telah dikerahkan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *