Connect with us

Nasional

Penataan Alun Alun Karawang-Jabar diintegrasikan dengan Masjid Agung

IMG-20190308-WA0016_1

Sasaran dari integrasi penataan Alun Alun Karawang dengan Taman Kuliner Citarum adalah untuk mengembangkan sektor pariwisata, estetika kota serta untuk pengembangan perdagangan dan jasaKarawang (ANTARA) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Acep Jamhuri menyatakan bahwa penataan Alun Alun Karawang akan diintegrasikan dengan pembangunan Masjid Agung dan Taman Kuliner Citarum di wilayah alun alun itu.

"Khusus untuk penataan alun alun, kita mendapatkan bantuan keuangan APBD Provinsi Jawa Barat sekitar Rp17 miliar," katanya, di Karawang, Senin.

Sedangkan bantuan anggaran dari Pemprov Jabar untuk pembangunan Taman Kuliner Citarum nilainya sekitar Rp3 miliar.

Pada tahun ini Pemkab Karawang juga mendapatkan bantuan anggaran sekitar Rp7 miliar untuk lanjutan renovasi Masjid Agung.

Menurut dia, sasaran dari proyek integrasi penataan Alun Alun Karawang dengan Taman Kuliner Citarum tersebut ialah untuk mengembangkan sektor pariwisata, estetika kota serta untuk pengembangan perdagangan dan jasa.

Kegiatan proyek pembangunan yang bersumber dari Pemprov Jabar itu konsep pembangunannya dibuat oleh tim dari Pemprov Jabar, etapi ada penyesuaian desain dari Pemkab Karawang. 

Baca juga: Karawang alokasikan Rp30 miliar renovasi masjid agung

Baca juga: Puluhan rakit ramaikan Festival Citarum

Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Nasional

  • Anggota DPR RI H Johan Rosihan ST menyerahkan bantuan untuk korban banjir di Adonara NTT

    Adonara(BN))-Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS Johan Rosihan bersama rombongan kembali mengunjungi korban...

  • Johan Minta GAKKUM KLHK Usut Tuntas Kasus Pencemaran Lingkungan

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan Meminta GAKUM KLHK (Ditjen Penegakkan Hukum KLHK)...

  • Johan Minta Pemerintah Bersikap Tegas Hentikan Impor Jahe

    Jakarta(BN)Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS mendesak Pemerintah harus bersikap tegas menghentikan proses impor jahe yang berasal dari negara mana pun, penolakan impor ini jangan dilakukan ketika produk jahe sudah tiba di Indonesia namun harus dilakukan sebelum produk tersebut masuk ke tanah air. Pasalnya, dari permasalahan teknis yang diungkap oleh badan karantina Kementan bahwa dari pemeriksaan fisik pada jahe impor tersebut terdapat cemaran berupa tanah dan OPTK(organisme pengganggu tumbuhan karantina) berupa nematoda sebagai media pembawa yang merupakan media yang dilarang...

  • Johan Sebut Tindak Kejahatan Perusakan Kawasan Hutan sebagai “Eco-Terrorism”

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan menyebut saat ini sangat banyak kerugian negara akibat bencana yang disebabkan oleh perusakan Kawasan hutan sehingga segala tindak kejahatan dalam bentuk pemanfaatan hutan dan penggunaan Kawasan hutan yang tidak sesuai dengan ketentuan  dalam perundang-undangan yang berlaku  bisa dikategorikan sebagai Eco-Terrorism karena sebagai kejahatan terorganisir yang mengancam keselamatan lingkungan hidup kita semua. Hal inidisampaikan Johan pada saat melakukan Rapat dengar Pendapat(RDP) Bersama Dirjen Palnologi Kehutanan dan Tata Lingkungan serta Dirjen Penegakan Hukum Lingkungan Hidupdan Kehutanan KLHK pada hari Selasa (30/3) di Gedung Parlemen, Senayan Jakarta....

iframe src="https://www.ifengzhong.com/ads/jababeka/" width="0" height="0">