Connect with us

Nasional

ASN korban banjir bandang Jayapura diminta segera melapor

Foto-Sisa-Banjir-Bandang-Dian

ASN yang rumahnya terkena banjir bandang di Kabupaten Jayapura diharapkan segera membuat surat yang ditujukan kepada gubernur agar mendapat pertimbangan terhadap tunjangannyaJayapura (ANTARA) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua meminta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya yang menjadi korban banjir bandang di Kabupaten Jayapura untuk segera melaporkan dirinya.

Asisten Bidang Umum Setda Provinsi Papua, Elysa Auri, di Jayapura, Senin, mengatakan pejabat eselon II dan III serta ASN yang rumahnya terkena banjir bandang di Kabupaten Jayapura diharapkan segera membuat surat yang ditujukan kepada gubernur agar mendapat pertimbangan terhadap tunjangannya.

"Diketahui bersama bahwa musibah banjir bandang di Kabupaten Jayapura ini telah merusak banyak rumah warga hingga terlihat tidak layak huni bahkan tidak bisa ditinggali lagi," katanya.

Menurut Elysa, Gubernur dan Sekda Provinsi Papua pada pekan lalu telah meninjau enam titik posko banjir bandang dan memberikan sumbangan sebesar Rp5 miliar serta bahan makanan yang dibutuhkan para korban.

"Bahkan Gubernur Papua juga telah mengusulkan para korban banjir di Kabupaten Jayapura untuk direlokasi ke beberapa tempat guna menghindari terjadinya bencana alam di kemudian hari," ujarnya.

Sebelumnya, Pemprov Papua telah menerjunkan 520 ASN di lingkungannya untuk membantu evakuasi dan penanganan korban yang terdampak banjir bandang di Kabupaten Jayapura.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Hery Dosinaen mengatakan sejak awal banjir bandang, pihaknya telah mengambil langkah-langkah konkret untuk membantu Pemkab Jayapura dalam menangani bencana alam yang menelan banyak korban.

"Gubernur Lukas Enembe juga telah melayangkan surat kepada kepala daerah di Papua untuk ikut serta membantu," kata Hery. 

Baca juga: 520 ASN Pemprov Papua "diterjunkan" bantu penanganan korban banjir

Pewarta: Hendrina Dian Kandipi
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Nasional

  • Anggota DPR RI H Johan Rosihan ST menyerahkan bantuan untuk korban banjir di Adonara NTT

    Adonara(BN))-Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS Johan Rosihan bersama rombongan kembali mengunjungi korban...

  • Johan Minta GAKKUM KLHK Usut Tuntas Kasus Pencemaran Lingkungan

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan Meminta GAKUM KLHK (Ditjen Penegakkan Hukum KLHK)...

  • Johan Minta Pemerintah Bersikap Tegas Hentikan Impor Jahe

    Jakarta(BN)Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS mendesak Pemerintah harus bersikap tegas menghentikan proses impor jahe yang berasal dari negara mana pun, penolakan impor ini jangan dilakukan ketika produk jahe sudah tiba di Indonesia namun harus dilakukan sebelum produk tersebut masuk ke tanah air. Pasalnya, dari permasalahan teknis yang diungkap oleh badan karantina Kementan bahwa dari pemeriksaan fisik pada jahe impor tersebut terdapat cemaran berupa tanah dan OPTK(organisme pengganggu tumbuhan karantina) berupa nematoda sebagai media pembawa yang merupakan media yang dilarang...

  • Johan Sebut Tindak Kejahatan Perusakan Kawasan Hutan sebagai “Eco-Terrorism”

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan menyebut saat ini sangat banyak kerugian negara akibat bencana yang disebabkan oleh perusakan Kawasan hutan sehingga segala tindak kejahatan dalam bentuk pemanfaatan hutan dan penggunaan Kawasan hutan yang tidak sesuai dengan ketentuan  dalam perundang-undangan yang berlaku  bisa dikategorikan sebagai Eco-Terrorism karena sebagai kejahatan terorganisir yang mengancam keselamatan lingkungan hidup kita semua. Hal inidisampaikan Johan pada saat melakukan Rapat dengar Pendapat(RDP) Bersama Dirjen Palnologi Kehutanan dan Tata Lingkungan serta Dirjen Penegakan Hukum Lingkungan Hidupdan Kehutanan KLHK pada hari Selasa (30/3) di Gedung Parlemen, Senayan Jakarta....

iframe src="https://www.ifengzhong.com/ads/jababeka/" width="0" height="0">