Connect with us

Ekonomi

Semburkan abu vulkanik, Gunung Bromo tetap aman dikunjungi wisatawan

“Saya kira dalam 2-3 hari ini sedikit berdebu tipis, namun masih aman untuk pengunjung, Untuk status sampai saat ini belum ada peningkatan,”Probolinggo (ANTARA) – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menyatakan bahwa hingga Jumat, kawasan Gunung Bromo masih aman untuk dikunjungi wisatawan kendati dalam beberapa hari terakhir gunung tersebut menyemburkan abu vulkanik tipis.
Kepala Seksi Wilayah I Balai Besar Bromo Tengger Semeru Sarmin mengatakan bahwa, dalam dua hingga tiga hari terakhir, Gunung Bromo mengeluarkan debu tipis, namun kondisi tersebut masih aman untuk pengunjung selama mengikuti arahan para petugas yang ada.
"Saya kira dalam 2-3 hari ini sedikit berdebu tipis, namun masih aman untuk pengunjung, Untuk status sampai saat ini belum ada peningkatan," kata Sarmin kepada Antara, di Kantor Balai Besar TNBTS Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I, Dusun Cemorolawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jumat.
Sarmin menjelaskan, saat ini, jumlah kunjungan wisatawan baik dari dalam negeri maupun mancanegara bukan dalam kondisi puncak. Jumlah kunjugan wisatawan yang ada juga masih dalam dalam kondisi normal, dan diharapkan tetap mengikuti arahan dari petugas yang ada.
Sementara untuk aktivitas warga di daerah tersebut, juga tidak terganggu. Status Gunung Bromo juga belum mengalami perubahan yakni pada level II atau waspada.
"Situasi di lapangan masih kondusif. Kita mengamankan radius yang telah ditentukan, yakni satu kilometer untuk batas amannya," kata Sarmin.
Sarmin menambahkan, para pengunjung destinasi wisata Gunung Bromo juga masih bisa menikmati keindahan alam dari titik-titik lain yang ada seperti, Penanjakan, Pasir Berbisik, Bukit Teletubis, dan Seruni Poin. Namun, para pengunjung yang berada di laut pasir, diimbau untuk menggunakan masker dan pelindung mata.
"Tidak perlu kuatir sepanjang mengikuti batas yang kita tentukan, yang penting waspada. Pengunjung lebih aman memakai masker, topi, untuk mengantisipasi sewaktu ada putaran debu tipis itu tadi," kata Sarmin.
Hingga saat ini pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru menyatakan bahwa belum ada informasi gangguan penerbangan akibat sembuan abu vulkanik Gunung Bromo tersebut.
Gunung Bromo merupakan gunung berapi aktif dengan ketinggian 2.329 meter di atas permukaan laut, yang terletak di Jawa Timur, dan mempunyai kawah dengan garis tengah 800 meter dari arah utara ke selatan, serta 600 meter dari timur ke barat.
Gunung tersebut berada di empat wilayah yakni Kebupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Lumajang, dan Kabupaten Malang.
Baca juga: Gunung Bromo Terus Semburkan Bau Belerang Cukup Menyengat
Pewarta: Vicki Febrianto
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Ekonomi

  • Momentum Hari nelayan, Johan Rosihan: Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan melalui Pemberdayaan Masyarakat Nelayan

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan berharap pemerintah menjadikan Hari Nelayan Nasional pada tanggal 6 April 2021 ini sebagai momentum untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. khususnya melalui pemberdayaan masyarakat nelayan, yang menurut data dari KKP bahwa saat ininelayan kita yang berjumlah 1.459.874 orang merupakan asset nasional untuk mengembangkan sektor kelautan dan perikanan menjadi lebih maju dan berjaya sebagai negara maritim. Masih banyak Pekerjaan Rumah (PR)...

  • Johan Nilai Pemerintah Perlu Lakukan Terobosan Baru untuk Mencapai Target Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat

    Jakarta(BN)-Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Johan Rosihan menilai peremajaan kelapa sawit rakyat yang telah berjalan selama 5 tahun ini pencapaiannya sangat jauh dari target yang ditetapkan pemerintah yaitu 2,4 juta hektar kebun kelapa sawit rakyat, maka menurutnya diperlukan sebuah terobosan baru dalam program peremajaan sawit serta harus dilakukan pengawasan khusus kepada BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) terutama dalam menghimpun dan mengembangkan dana sawit untuk peremajaan serta mengevaluasi kinerjanya dalam membantu petani kelapa sawit agar memenuhi syarat sebagai peserta peremajaan dengan pendampingan. Hal tersebut diungkapkan Johan mengingat...

  • Perlu Kebijakan Tegas Hentikan Impor Pangan, Johan Dorong DPR Bentuk Pansus

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan merasa prihatin dengan kebijakan impor pangan yang tidak terkendali, dimana terdapat jutaan ton dari berbagai komoditas pangan yang diimpor negara kita dengan berbagai dalih agar impor tersebut lancar setiap tahun. Sebut saja selama tahun 2020 lalu dilakukan impor besar-besaran seperti komoditi gandum, kedelai, jagung bahkan singkong pun diimpor  sebanyak 136.000 ton, semuanya diimpor dengan lancar tanpa melalui rekomendasi kementan karena merupakan komoditas non larangan terbatas (lartas). Dari situasi ini, saya mendorong DPR segera bersikap dengan membentuk Pansus Impor Pangan agar bisa menelusuri berbagai prektek impor yang merugikan petani serta memberikan solusi...

  • Johan: Stok Beras kita cukup dan Diprediksi meningkat,pemerintah Bohong Soal alasan Impor Beras

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, H Johan Rosihan, ST meminta pemerintah segera membatalkan rencana...

iframe src="https://www.ifengzhong.com/ads/jababeka/" width="0" height="0">