Connect with us

Ekonomi

Ratusan Peserta Ikuti Pameran “Eastfood Indonesia Virtual Expo 2020”

Krista Exhibitions kembali menggelar Pameran Eastfood Indonesia Virtual Expo 2020 yaitu Pameran Virtual Internasional tentang Produk, Bahan, Teknologi, dan Layanan Makanan & Minuman yang akan diselenggarakan secara virtual pada tanggal 8-13 Desember 2020.

Pameran produk secara virtual ini membuka peluang ke mancanegara tanpa batas karena pameran virtual dapat diakses oleh pengunjung dari berbagai wilayah dan di belahan waktu yang berbeda. Para pelaku usaha yang memamerkan produknya berkesempatan untuk dilihat secara global oleh seluruh dunia.

“Pengunjung pameran Eastfood Indonesia Virtual Expo 2020 dapat merasakan pengalaman baru mendatangi ke sebuah pameran 3D, di mana situs yang digunakan untuk acara ini didesain seperti gedung pameran asli, namun secara virtual. Lengkap dengan booth dan display,” jelas CEO Krista Exhibitions Daud D Salim dalam konferensi persnya secara virtual, Rabu (2/12/2020).

Salim mengatakan, pameran virtual internasional ini diselenggarakan bersamaan dengan, virtual herbal & jamu expo Indonesia, Indo licensing virtual expo, virtual refirtech expo yaitu pameran tentang platform untuk sistem rantai dingin (teknologi logistik, pengiriman, rantai suplai, penyimpanan dan ritel), dan virtual seafood show tentang produk, bahan, teknologi dan layanan makanan laut.

Diikuti lebih dari 200 peserta, baik dari lokal maupun internasional. Jangan lewatkan 65 acara menarik dihadiri 139 pembicara yang tentunya mengedukasi di pameran Eastfood Indonesia Virtual Expo 2020.

“Pameran virtual ini merupakan solusi tepat di masa pandemi. Bedanya dalam kegiatan ini penyelenggara menyediakan segala dukungan digital selama kegiatan pameran berlangsung,” ungkapnya

Penyelenggaraan Pameran Eastfood Indonesia Virtual Expo 2020 ini diharapkan bisa memberikan wawasan yang lebih luas lagi kepada para masyarakat, khususnya para pelaku usaha agar bisa mengembangkan kembali bisnis yang dijalani selama pandemi.

Selain itu pameran virtual internasional sekaligus membentuk jaringan pemasaran dan mendorong pelaku usaha untuk menghasilkan produk-produk yang berkualitas dan berkompeten sehingga mampu bersaing dengan produk luar negeri.

  • Kesuksesan Pameran Eastfood Indonesia Virtual Expo 2020 tidak lepas dari dukungan:
  • Kementerian Perindustrian Republik Indonesia
  • Kementerian Perdagangan Republik Indonesia
  • Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia
  • Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia
  • Kementerian Negara Koperasi Usaha Kecil & Menengah Republik Indonesia
  • Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia
  • Kamar Dagang & Industri Jakarta
  • Asosiasi Hotel & Restoran Indonesia
  • Asosiasi Chef Indonesia
  • Asosiasi Makanan & Minuman Indonesia
  • Asosiasi Pedagang Ritel Indonesia
  • Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi
  • Asosiasi Eksekutif Makanan & Minuman Indonesia
  • Asosiasi Kopi Spesial Indonesia
  • Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia
  • Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia
  • Asosiasi Sommelier Indonesia
  • Asosiasi Roti Indonesia
  • Aliansi Kue Indonesia
  • Asosiasi Profesional Kuliner
  • Asosiasi Penyelenggara Pameran & Konvensi Indonesia.

(utw)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Ekonomi

  • Carut-Marut Persoalan Unggas: Johan Desak Kementan Perhatikan Nasib Peternak Rakyat

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan mengaku prihatin atas carut-marutnya persoalan unggas di...

  • Tingkatkan Pendapatan Petani, Johan Harap Harga Jagung Tetap Stabil di NTB

    Sumbawa(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan turut memberikan apresiasi atas stabilnya harga jagung...

  • Momentum Hari nelayan, Johan Rosihan: Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan melalui Pemberdayaan Masyarakat Nelayan

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan berharap pemerintah menjadikan Hari Nelayan Nasional pada tanggal 6 April 2021 ini sebagai momentum untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. khususnya melalui pemberdayaan masyarakat nelayan, yang menurut data dari KKP bahwa saat ininelayan kita yang berjumlah 1.459.874 orang merupakan asset nasional untuk mengembangkan sektor kelautan dan perikanan menjadi lebih maju dan berjaya sebagai negara maritim. Masih banyak Pekerjaan Rumah (PR)...

  • Johan Nilai Pemerintah Perlu Lakukan Terobosan Baru untuk Mencapai Target Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat

    Jakarta(BN)-Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Johan Rosihan menilai peremajaan kelapa sawit rakyat yang telah berjalan selama 5 tahun ini pencapaiannya sangat jauh dari target yang ditetapkan pemerintah yaitu 2,4 juta hektar kebun kelapa sawit rakyat, maka menurutnya diperlukan sebuah terobosan baru dalam program peremajaan sawit serta harus dilakukan pengawasan khusus kepada BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) terutama dalam menghimpun dan mengembangkan dana sawit untuk peremajaan serta mengevaluasi kinerjanya dalam membantu petani kelapa sawit agar memenuhi syarat sebagai peserta peremajaan dengan pendampingan. Hal tersebut diungkapkan Johan mengingat...