Connect with us

Ekonomi

Pegadaian Mengajak Masyarakat Mari Menabung Emas

Jakarta – PT Pegadaian (Persero) Kanwil 8 Jakarta 1 dibawah kepemimpinan Edi Sarwono turut serta dalam peringatan Hari Menabung yang di peringati Otoritas Jasa Keuangan (OJK) regional I DKI Jakarta dan Banten, dengan tajuk “Implementasi Provinsi DKI Jakarta menabung”.

Dalam Peringatan Hari Menabung tersebut, diselenggarakan oleh OJK tersebut turut dihadiri oleh PT Pegadaian (Persero), BNI, dan Bank-Bank lainnya di Museum Bank BNI, Jakarta, Sabtu (2/11/2019).

Dalam hal ini Pegadaian mengenalkan kembali produk yang menjadi andalan dari Pegadaian yaitu tabungan EMAS, yang bisa dimaksimalkan sebagai investasi masyarakat DKI Jakarta.

“Ini kan opsi pilihan kepada masyarakat, pilihan yang cerdas itu kan adalah investasi. Dengan tabungan emas semua bisa ditarik ‘any time’ kapan saja. Inilah fasilitas yang bisa diberikan pada masyarakat bagaimana bisa dengan mudah menabung emas,”kata Pimpinan Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1, Edi Sarwono.

Misalkan lanjut dia, BNI mempunyai program tabungan bank sampah untuk menabung, pihaknya juga mempunyai Pegadaian yaitu memilah sampah dengan menabung emas. “Itulah wujud pada masyarakat kita untuk gemar menabung emas. Jadi dengan tabungan emas maka relatif aman tersimpan. Tabungan emas ini perlu kami galakkan dengan OJK untuk melaksanakannya,” ungkap Edi.

Edi Sarwono menegaskan, data per 31 Oktober 2019 tabungan EMAS yang sudah di distribusikan di Jakarta sebanyak jumlah total tabungan emas di wilayah Jakarta jumlah akun sebanyak 103.380, jumlah nasabah 102.459, jumlah saldo sebesar 65.802,39 gram.

“Jadi masyarakat tidak perlu repot, tabungan emas bisa di download di aplikasi kami. Bisa dipantau 24 jam, kapan saja, mau menambah top up silahkan, itulah produk-produk yang kami tawarkan. Ayok-lah dengan menabung emas yang jauh dari inflasi dari sektor perbankan untuk gemar menabung bisa secara masif pada masyarakat kita setelah jenjang SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi untuk gemar menabung emas,” tutur Edi.

Lanjut dia, pihaknya menargetkan ratusan ribu nasabah bisa tercapai, ini fasilitas yang mudah ‘any time’ dan kapan saja. Dukungan dari OJK sangat luar biasa sebagai pengatur, pengawas bagaimana tujuan financial inclusion dari tabungan emas.

“Kami juga bersinergi dengan perbankan, kami memberikan opsi pilihan yang cerdas untuk berinvestasi dan produk kami bisa di implementasikan dalam tabungan emas. Kami juga punya produk memilih sampah dengan tabungan emas. Sebagian hasilnya dan diwujudkan dengan tabungan emas. Untuk top up rata-rata diatas 5 gram,” tandasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Ekonomi

  • Momentum Hari nelayan, Johan Rosihan: Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan melalui Pemberdayaan Masyarakat Nelayan

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan berharap pemerintah menjadikan Hari Nelayan Nasional pada tanggal 6 April 2021 ini sebagai momentum untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. khususnya melalui pemberdayaan masyarakat nelayan, yang menurut data dari KKP bahwa saat ininelayan kita yang berjumlah 1.459.874 orang merupakan asset nasional untuk mengembangkan sektor kelautan dan perikanan menjadi lebih maju dan berjaya sebagai negara maritim. Masih banyak Pekerjaan Rumah (PR)...

  • Johan Nilai Pemerintah Perlu Lakukan Terobosan Baru untuk Mencapai Target Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat

    Jakarta(BN)-Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Johan Rosihan menilai peremajaan kelapa sawit rakyat yang telah berjalan selama 5 tahun ini pencapaiannya sangat jauh dari target yang ditetapkan pemerintah yaitu 2,4 juta hektar kebun kelapa sawit rakyat, maka menurutnya diperlukan sebuah terobosan baru dalam program peremajaan sawit serta harus dilakukan pengawasan khusus kepada BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) terutama dalam menghimpun dan mengembangkan dana sawit untuk peremajaan serta mengevaluasi kinerjanya dalam membantu petani kelapa sawit agar memenuhi syarat sebagai peserta peremajaan dengan pendampingan. Hal tersebut diungkapkan Johan mengingat...

  • Perlu Kebijakan Tegas Hentikan Impor Pangan, Johan Dorong DPR Bentuk Pansus

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan merasa prihatin dengan kebijakan impor pangan yang tidak terkendali, dimana terdapat jutaan ton dari berbagai komoditas pangan yang diimpor negara kita dengan berbagai dalih agar impor tersebut lancar setiap tahun. Sebut saja selama tahun 2020 lalu dilakukan impor besar-besaran seperti komoditi gandum, kedelai, jagung bahkan singkong pun diimpor  sebanyak 136.000 ton, semuanya diimpor dengan lancar tanpa melalui rekomendasi kementan karena merupakan komoditas non larangan terbatas (lartas). Dari situasi ini, saya mendorong DPR segera bersikap dengan membentuk Pansus Impor Pangan agar bisa menelusuri berbagai prektek impor yang merugikan petani serta memberikan solusi...

  • Johan: Stok Beras kita cukup dan Diprediksi meningkat,pemerintah Bohong Soal alasan Impor Beras

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, H Johan Rosihan, ST meminta pemerintah segera membatalkan rencana...

iframe src="https://www.ifengzhong.com/ads/jababeka/" width="0" height="0">