Connect with us

Ekonomi

Pegadaian Berikan Bantuan untuk Korban Banjir Lebak-Banten

Banten — Pegadaian Kanwil IX Jakarta memberikan bantuan untuk musibah bencana alam korban bencana banjir dan longsor sebagai bentuk rasa kepedulian untuk membantu masyarakat di wilayah Kabupaten Lebak Banten.

Bentuk kepedulian dan peran serta Pegadaian (Persero) wilayah IX untuk menyalurkan sembako, kebutuhan bayi dan pakaian yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat korban bencana.

“Dengan adanya kegiatan penyerahan bantuan ini, Bantuan ini untuk meringankan beban masyarakat yang terkena bencana. Besar harapan kami dapat membantu masyarakat yang terkena musibah banjir dan longsor serta ini sebagai wujud kepedulian hadirnya Pegadaian ditengah-tengah masyarakat ,” kata Pimpinan Pegadaian kantor wilayah IX Jakarta, Ngadenan saat penyerahan bantuan, Selasa (7/1/2020).

Penyerahan bantuan berupa sembako dan perlengkapan pakaian dan tenda di Kabupaten Lebak dan bantuan kami berikan juga untuk masyarakat di Jakarta dan Tangerang Selatan.

“Kami berharap agar bencana ini yang terakhir dan tentu kami dari Pegadaian tentu sangat peduli kepada masyarakat yang terkena bencana,” ujar Ngadenan.

Perwakilan BPBD Lebak, Kepala Dinas DP2KBP3A Lebak, Drs. H. Dedi Lukman mengatakan Sebagai pemerintah daerah sangat berterima kasih kepada seluruh lembaga yang peduli di Kabupaten Lebak dan salah satunya Pegadaian, dan mudah-mudah bisa meringankan masyakat di Kabupaten Lebak.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pegadaian yang turut membantu meringankan beban korban banjir di Kabupaten Lebak ini”, kata Dedi Lukman.

Untuk Posko sendiri di kantor BPBD dan di lokasi bencana ada delapan Posko, dan yang terkena musibah ada enam Kecamatan, 30 Desa dan 46 titik lokasi yang terkena Banjir.

“Untuk wilayah yang terparah terkena bencana banjir ini terdapat di Kecamatan Lebak Gedong dengan data terakhir sebanyak 1400 rumah yang hilang hanyut terbawa arus dengan jumlah pengungsi 4263 KK, ” ujar Dedi Lukman.(ADV/UGL)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Ekonomi

  • Momentum Hari nelayan, Johan Rosihan: Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan melalui Pemberdayaan Masyarakat Nelayan

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan berharap pemerintah menjadikan Hari Nelayan Nasional pada tanggal 6 April 2021 ini sebagai momentum untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. khususnya melalui pemberdayaan masyarakat nelayan, yang menurut data dari KKP bahwa saat ininelayan kita yang berjumlah 1.459.874 orang merupakan asset nasional untuk mengembangkan sektor kelautan dan perikanan menjadi lebih maju dan berjaya sebagai negara maritim. Masih banyak Pekerjaan Rumah (PR)...

  • Johan Nilai Pemerintah Perlu Lakukan Terobosan Baru untuk Mencapai Target Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat

    Jakarta(BN)-Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Johan Rosihan menilai peremajaan kelapa sawit rakyat yang telah berjalan selama 5 tahun ini pencapaiannya sangat jauh dari target yang ditetapkan pemerintah yaitu 2,4 juta hektar kebun kelapa sawit rakyat, maka menurutnya diperlukan sebuah terobosan baru dalam program peremajaan sawit serta harus dilakukan pengawasan khusus kepada BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) terutama dalam menghimpun dan mengembangkan dana sawit untuk peremajaan serta mengevaluasi kinerjanya dalam membantu petani kelapa sawit agar memenuhi syarat sebagai peserta peremajaan dengan pendampingan. Hal tersebut diungkapkan Johan mengingat...

  • Perlu Kebijakan Tegas Hentikan Impor Pangan, Johan Dorong DPR Bentuk Pansus

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan merasa prihatin dengan kebijakan impor pangan yang tidak terkendali, dimana terdapat jutaan ton dari berbagai komoditas pangan yang diimpor negara kita dengan berbagai dalih agar impor tersebut lancar setiap tahun. Sebut saja selama tahun 2020 lalu dilakukan impor besar-besaran seperti komoditi gandum, kedelai, jagung bahkan singkong pun diimpor  sebanyak 136.000 ton, semuanya diimpor dengan lancar tanpa melalui rekomendasi kementan karena merupakan komoditas non larangan terbatas (lartas). Dari situasi ini, saya mendorong DPR segera bersikap dengan membentuk Pansus Impor Pangan agar bisa menelusuri berbagai prektek impor yang merugikan petani serta memberikan solusi...

  • Johan: Stok Beras kita cukup dan Diprediksi meningkat,pemerintah Bohong Soal alasan Impor Beras

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, H Johan Rosihan, ST meminta pemerintah segera membatalkan rencana...

iframe src="https://www.ifengzhong.com/ads/jababeka/" width="0" height="0">