Connect with us

Ekonomi

BPDBD Pandeglang Terima Satu Unit Ambulan dari Pegadaian Peduli

BeritaNusantara.com — Pegadaian Kanwil IX Jakarta menyerahkan 1 (satu) unit mobil ambulan yang diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDBD) Pandeglang yang langsung diterima oleh Bupati Pandeglang-Banten di pendopo Pemkab Pandeglang sebagai bentuk kepedulian.

Penyerahan tersebut dihadiri oleh langsung Pimpinan Wilayah Kanwil IX Jakarta Ngadenan, Bupati Pandeglang Irna Narulita dan Kepala BPBD Pandeglang, Surya Darmawan serta jajaran Pegadaian dan Pemkab Pandeglang pada hari Selasa (17/12/2019).

“Dengan adanya kegiatan penyerahan mobil Ambulance ini, Besar harapan saya mobil ambulance ini dapat membantu BPBD Pandeglang memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat apabila diperlukan nantinya serta ini sebagai wujud kepedulian hadirnya Pegadaian ditengah-tengah masyarakat Pandeglang,” kata Pimpinan Pegadaian kantor wilayah IX Jakarta, Ngadenan di Kantor Pemkab Pandeglang-Banten (17/12/2019).

Penyerahan bantuan alat kesehatan yang diantaranya mobil ambulance dan beserta seluruh sarananya, menurut Ngadenan bertujuan bagaimana masyarakat di seluruh kabupaten Pandeglang ini bisa lebih meningkatkan pelayanan kesehatan, ini bagian dari rasa kedekatan PT Pegadaian pada masyarakat Pandeglang.

“Kami dibesarkan oleh masyarakat Pandeglang, kami hadir sejak 118 tahun yang lalu, itu harapannya dengan bantuan ini masyarakat khususnya di Pandeglang tetap selalu ingat membutuhkan layanan Pegadaian. Karena layanan kami cukup banyak dari produk ilustrasi termasuk pembiayaan yang tentu dibutuhkan maayarakat Pandeglang,” ungkap Ngadenan.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita, menyampaikan, terima kasih atas bantuan yang diberikan Pegadaian. Ia mengatakan, bahwa ambulans tersebut akan digunakan semaksimal mungkin untuk kepentingan masyarakat Pandeglang.

“Saya berterima kasih pada saat kita terkena tsunami, PT Pegadaian membantu masyarakat kami, mungkin para ASN kami juga ikut bertransaksi di PT Pegadaian yang harus kami support, sehingga ada sinergitas kolaborasi dan itu betul-betul menjadi leading di Pandeglang yang harus tersentuh di UMKM, para petani juga nelayan karena sektor kami dipariwisata yang lumpuh kemarin dengan adanya tsunami,” ungkap Irna Narulita.

Dia berharap, PT Pegadaian sekarang ini dapat terus bersinergi dengan kami. Event-event apapun akan kami undang untuk bisa menyampaikan produknya.

Selanjutnya setelah berbicara program-program dari Pemda Pandeglang, pihaknya juga memberi kesempatan pada PT Pegadaian untuk menyampaikan program-programnya. “Ini simbiosis mutualisme, jadi kita saling mendorong agar Pemda juga bisa maju dari PT Pegadaian,” sambung Irna.

“Saya berharap di kesehatan ini karena kita masuk kawasan ekonomi khusus, masyarakat tidak hanya lokal saja yang ada disini tetapi ada masyarakat luar Pandeglang, wisatawan kalau ada apa-apa tentu juga membutuhkan dibidang kesehatan, sarana dan prasarana itu yang kami butuhkan. Alhamdulillah hari ini ada bantuan, Pegadaian ini yang kami butuhkan, primadona sekali di harapkan tidak hanya di dinas kesehatan Puskesmas tetapi di RSUD juga menunggu-nunggu,” Jelas Irna Narulita.

Kedepannya, diharapkan bisa dilakukan berbagai bentuk kerjasama lainnya antara Pegadaian dan Pemkab Pandeglang. (ADV)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Ekonomi

  • Momentum Hari nelayan, Johan Rosihan: Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan melalui Pemberdayaan Masyarakat Nelayan

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan berharap pemerintah menjadikan Hari Nelayan Nasional pada tanggal 6 April 2021 ini sebagai momentum untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. khususnya melalui pemberdayaan masyarakat nelayan, yang menurut data dari KKP bahwa saat ininelayan kita yang berjumlah 1.459.874 orang merupakan asset nasional untuk mengembangkan sektor kelautan dan perikanan menjadi lebih maju dan berjaya sebagai negara maritim. Masih banyak Pekerjaan Rumah (PR)...

  • Johan Nilai Pemerintah Perlu Lakukan Terobosan Baru untuk Mencapai Target Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat

    Jakarta(BN)-Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Johan Rosihan menilai peremajaan kelapa sawit rakyat yang telah berjalan selama 5 tahun ini pencapaiannya sangat jauh dari target yang ditetapkan pemerintah yaitu 2,4 juta hektar kebun kelapa sawit rakyat, maka menurutnya diperlukan sebuah terobosan baru dalam program peremajaan sawit serta harus dilakukan pengawasan khusus kepada BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) terutama dalam menghimpun dan mengembangkan dana sawit untuk peremajaan serta mengevaluasi kinerjanya dalam membantu petani kelapa sawit agar memenuhi syarat sebagai peserta peremajaan dengan pendampingan. Hal tersebut diungkapkan Johan mengingat...

  • Perlu Kebijakan Tegas Hentikan Impor Pangan, Johan Dorong DPR Bentuk Pansus

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan merasa prihatin dengan kebijakan impor pangan yang tidak terkendali, dimana terdapat jutaan ton dari berbagai komoditas pangan yang diimpor negara kita dengan berbagai dalih agar impor tersebut lancar setiap tahun. Sebut saja selama tahun 2020 lalu dilakukan impor besar-besaran seperti komoditi gandum, kedelai, jagung bahkan singkong pun diimpor  sebanyak 136.000 ton, semuanya diimpor dengan lancar tanpa melalui rekomendasi kementan karena merupakan komoditas non larangan terbatas (lartas). Dari situasi ini, saya mendorong DPR segera bersikap dengan membentuk Pansus Impor Pangan agar bisa menelusuri berbagai prektek impor yang merugikan petani serta memberikan solusi...

  • Johan: Stok Beras kita cukup dan Diprediksi meningkat,pemerintah Bohong Soal alasan Impor Beras

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, H Johan Rosihan, ST meminta pemerintah segera membatalkan rencana...

iframe src="https://www.ifengzhong.com/ads/jababeka/" width="0" height="0">