Connect with us

Ekonomi

Badan Promosi optimistis pariwisata Mataram akan bangkit pascagempa

“Meskipun kita menjadi daerah yang terdampak gempa bumi 5,8Skala Richter (SR) pada Minggu (17/3), namun tidak berdampak terhadap kerusakan infrastruktur seperti gempa Agustus 2018,”Mataram (ANTARA) – Badan Promosi Pariwisata Kota Mataram (BP2KM), Nusa Tenggara Barat, menyatakan optimistis pariwisata di Mataram akan bangkit pascagempa bumi karena kondisi Mataram sampai saat ini masih aman.
"Meskipun kita menjadi daerah yang terdampak gempa bumi 5,8 Skala Richter (SR) pada Minggu (17/3), namun tidak berdampak terhadap kerusakan infrastruktur seperti gempa Agustus 2018," kata Ketua BP2KM Lalu Junaidi di Mataram, Senin.
Ia mengatakan, rasa optimistis tersebut diimplementasikan dengan terus memberikan informasi positif terhadap kondisi Kota Mataram yang pascagempa bumi 5,8 SR masih aman dikunjungi.
Hal tersebut juga disampaikan kepada pelaku pariwisata agar tetap optimistis menyampaikan informasi positif terhadap para calon wisatawan sehingga target Mataram mendongkrak kunjungan wisatawan pascagempa bumi bisa terrealisasi.
"Apalagi untuk dampak gempa bumi kali ini, tidak seperti gempa Agustus tahun lalu yang sampai meliburkan sekolah-sekolah dan pegawai. Kalau sekarang setelah gempa masyarakat kembali beraktivitas seperti biasa," katanya.
Di sisi lain, menyinggung tentang upaya meningkatkan geliat pariwisata Kota Mataram, pihaknya akan mengajak Asosiasi Hotel Mataram (AHM) dan Dinas Pariwisata Kota Mataram untuk melakukan diskusi.
Salah satu ide yang akan disampaikan adalah membuat atraksi kesenian pada setiap destinasi wisata.
"Pagelaran kesenian pada sebuah destinasi, kami yakini dapat menjadi magnet untuk wisatawan," ujarnya.
Diakuinya dalam melakukan promosi pariwisata, BP2KM tidak bisa berdiri sendiri sebab BP2KM tidak memegang anggaran khusus untuk melakukan promosi pariwisata.
"Kami sifatnya mendukung, sehingga apabila ingin melaksanakan promosi pariwisata maka harus menggandeng Dispar dengan mengusulkan kerja sama," katanya menjelaskan.
Baca juga: Ikhtiar Mataram bangkitkan pariwisata pascagempa
 
Pewarta: Nirkomala
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Ekonomi

  • Momentum Hari nelayan, Johan Rosihan: Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan melalui Pemberdayaan Masyarakat Nelayan

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan berharap pemerintah menjadikan Hari Nelayan Nasional pada tanggal 6 April 2021 ini sebagai momentum untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. khususnya melalui pemberdayaan masyarakat nelayan, yang menurut data dari KKP bahwa saat ininelayan kita yang berjumlah 1.459.874 orang merupakan asset nasional untuk mengembangkan sektor kelautan dan perikanan menjadi lebih maju dan berjaya sebagai negara maritim. Masih banyak Pekerjaan Rumah (PR)...

  • Johan Nilai Pemerintah Perlu Lakukan Terobosan Baru untuk Mencapai Target Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat

    Jakarta(BN)-Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Johan Rosihan menilai peremajaan kelapa sawit rakyat yang telah berjalan selama 5 tahun ini pencapaiannya sangat jauh dari target yang ditetapkan pemerintah yaitu 2,4 juta hektar kebun kelapa sawit rakyat, maka menurutnya diperlukan sebuah terobosan baru dalam program peremajaan sawit serta harus dilakukan pengawasan khusus kepada BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) terutama dalam menghimpun dan mengembangkan dana sawit untuk peremajaan serta mengevaluasi kinerjanya dalam membantu petani kelapa sawit agar memenuhi syarat sebagai peserta peremajaan dengan pendampingan. Hal tersebut diungkapkan Johan mengingat...

  • Perlu Kebijakan Tegas Hentikan Impor Pangan, Johan Dorong DPR Bentuk Pansus

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan merasa prihatin dengan kebijakan impor pangan yang tidak terkendali, dimana terdapat jutaan ton dari berbagai komoditas pangan yang diimpor negara kita dengan berbagai dalih agar impor tersebut lancar setiap tahun. Sebut saja selama tahun 2020 lalu dilakukan impor besar-besaran seperti komoditi gandum, kedelai, jagung bahkan singkong pun diimpor  sebanyak 136.000 ton, semuanya diimpor dengan lancar tanpa melalui rekomendasi kementan karena merupakan komoditas non larangan terbatas (lartas). Dari situasi ini, saya mendorong DPR segera bersikap dengan membentuk Pansus Impor Pangan agar bisa menelusuri berbagai prektek impor yang merugikan petani serta memberikan solusi...

  • Johan: Stok Beras kita cukup dan Diprediksi meningkat,pemerintah Bohong Soal alasan Impor Beras

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, H Johan Rosihan, ST meminta pemerintah segera membatalkan rencana...

iframe src="https://www.ifengzhong.com/ads/jababeka/" width="0" height="0">