Boediono: Mengapa kok Saya?

Redaksi Kamis | 26 April 2018 | 16:22 WIB
Boediono: Mengapa kok Saya?
Foto: Istimewa

BeritaNusa - Terletak dekat kantor Kelurahan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, rumah warna krem ini berpagar rendah dengan gerbang yang terbuka. Diapit rumah-rumah bertembok tinggi, mata bebas melihat ke halaman yang ada pohon besar yang rindang memayungi taman mungil.

Walau di kawasan paling elite di Jakarta, di garasinya hanya ada sedan Toyota Crown tua berwarna hitam tahun 2004. Itulah kediaman Prof Dr Boediono, wakil presiden RI periode 2009-2014. Rumah itu pun adalah pemberian negara dalam kapasitasnya itu.

Masuk ke dalam, tak ada perabot maupun barang antik. Hanya ada sofa tempat duduk tamu. Ruang tengahnya lapang, sebab isinya hanya meja rapat dan sejumlah kursi. Di sudut kanan ruangan ini ada kursi tamu, di sinilah Boedinono berbincang-bincang dengan wartawan BeritaSatu.com, Nurlis E Meuko, pada Rabu (18/4).

Istrinya, Herawati, menyuguhkan teh dan penganan ringan untuk teman wawancara selama sejam ini. Boediono menjawab setiap pertanyaan dengan ramah, dan bibirnya selalu tersenyum. Menjawab pertanyaan soal Bank Century yang tiba-tiba kini muncul lagi pun ia tanpa beban.

“Saya menerima apa pun yang terjadi pada diri saya dengan ikhlas. Sebab semuanya terpulang pada nurani kita, apakah yang kita lakukan itu sudah benar tanpa niat buruk,” katanya.