Rupiah Terus Melemah Terhadap Dollar dan IHSG di Zona Negatif, Pemerintah Harus Waspada

Reportase Indonesia Kamis | 17 Mei 2018 | WIB
Rupiah Terus Melemah Terhadap Dollar dan IHSG di Zona Negatif, Pemerintah Harus Waspada
Foto: Istimewa

BeritaNusa - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) masih berada di zona negatif pada pagi ini. Dolar juga terus menguat terhadap rupiah.

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah terus naik sejak kemarin. Nilai tukar dolar AS naik dari Rp 14.023 menjadi Rp 14.045 pagi ini.

Pada perdagangan preopening, IHSG berkurang 40,536 poin (0,70%) ke level 5.734,180. Indeks LQ45 ikut turun 10,186 poin (1,11%) ke 910,351.

Membuka perdagangan, Rabu (9/5/2018) IHSG turun 29,224 poin (0,51%) ke level 5.745,492. Indeks LQ45 turun 7,795 poin (0,85%) ke level 912,742.

Pada pukul 09.05 waktu JATS, IHSG berbalik menguat 14,243 poin (0,25%) ke level 5.788,959. Indeks LQ45 naik 3,246 poin (0,35%) ke level 923,783.

Sementara itu, indeks utama bursa Wall St ditutup mixed dengan mayoritas menguat terbatas. Indeks Dow Jones naik 0.01% dan Nasdaq menguat 0.02%. Sedangkan satu indeks lainnya yaitu S&P berakhir melemah 0.03%.

Terbatasnya pergerakan indeks utama AS lebih dikarenakan ketidakpastian politik yang terjadi antara AS dan Iran, dimana Presiden Trump mengatakan bahwa AS berkeinginan meninggalkan perjanjian.

Sementara bursa regional mayoritas bergerak positif. Berikut pergerakan bursa Asia pagi ini:

Indeks Nikkei berkurang 91,639 poin (0,41%) ke level 22.417,051.
Indeks Komposit Shanghai menguat 1,770 poin (0,06%) ke level 3.162,270.
Indeks Strait Times melemah 3,360 poin (0,09%) ke level 3.539,810.
Indeks Hang Seng naik 42,830 poin (0,14%) ke level 30.445,641. (dn)