Connect with us

Ekonomi

Operator kapal tambah jadwal pelayaran Singapura-Batam

Batam (ANTARA) (ANTARA) – Operator kapal menambah jadwal pelayaran Singapura-Batam dari 105 kali menjadi 111 kali pulang pergi setiap hari kerja untuk memenuhi  kebutuhan masyarakat yang kerap bepergian antarnegara.
"Dari informasi otoritas, jumlah pelayaran ditambah 6 kali pulang dan pergi setiap hari kerja," kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata di Batam, Kepulauan Riau, Jumat.
Ia mengatakan penambahan pelayaran dilakukan sejumlah operator kapal, yang melayani perjalanan melalui lima pelabuhan internasional di Batam.
Selain Singapura, penambahan pelayaran juga dilakukan dengan tujuan Malaysia.
Ardi mengatakan operator kapal Dolphin, juga menambah pelayaran dengan tujuan Pelabuhan Putri.
Pemerintah, kata dia, terus mendorong operator kapal menambah pelayanan kepada penumpang agar selalu nyaman dalam perjalanan.
Penambahan jumlah pelayaran, kata dia, juga dibutuhkan demi memastikan ketersediaan aksesbilitas bagi masyarakat, juga pelancong asing yang ingin berkunjung ke Batam.
Dinas Pariwisata mencatat, setiap bulan rata-rata 130.000 wisman yang datang ke Batam melalui pelabuhan internasional. Dan jumlah itu, kemungkinan terus bertambah mengingat gencarnya promosi pariwisata yang dilakukan pemerintah.
Pemerintah juga terus melakukan pengembangan destinasi wisata dan menyelenggarakan berbagai kegiatan pariwisata untuk menggaet kedatangan wisman ke kota itu, sehingga pemerintah optimistis, jumlah kunjungan wisman akan meningkat.
"Untuk itu perlu disiapkan aksesbilitas, jumlah pelayaran yang cukup dengan pelayanan yang baik, aman dan nyaman," kata Ardi.***1***
Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Ekonomi

  • Momentum Hari nelayan, Johan Rosihan: Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan melalui Pemberdayaan Masyarakat Nelayan

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan berharap pemerintah menjadikan Hari Nelayan Nasional pada tanggal 6 April 2021 ini sebagai momentum untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. khususnya melalui pemberdayaan masyarakat nelayan, yang menurut data dari KKP bahwa saat ininelayan kita yang berjumlah 1.459.874 orang merupakan asset nasional untuk mengembangkan sektor kelautan dan perikanan menjadi lebih maju dan berjaya sebagai negara maritim. Masih banyak Pekerjaan Rumah (PR)...

  • Johan Nilai Pemerintah Perlu Lakukan Terobosan Baru untuk Mencapai Target Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat

    Jakarta(BN)-Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Johan Rosihan menilai peremajaan kelapa sawit rakyat yang telah berjalan selama 5 tahun ini pencapaiannya sangat jauh dari target yang ditetapkan pemerintah yaitu 2,4 juta hektar kebun kelapa sawit rakyat, maka menurutnya diperlukan sebuah terobosan baru dalam program peremajaan sawit serta harus dilakukan pengawasan khusus kepada BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) terutama dalam menghimpun dan mengembangkan dana sawit untuk peremajaan serta mengevaluasi kinerjanya dalam membantu petani kelapa sawit agar memenuhi syarat sebagai peserta peremajaan dengan pendampingan. Hal tersebut diungkapkan Johan mengingat...

  • Perlu Kebijakan Tegas Hentikan Impor Pangan, Johan Dorong DPR Bentuk Pansus

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan merasa prihatin dengan kebijakan impor pangan yang tidak terkendali, dimana terdapat jutaan ton dari berbagai komoditas pangan yang diimpor negara kita dengan berbagai dalih agar impor tersebut lancar setiap tahun. Sebut saja selama tahun 2020 lalu dilakukan impor besar-besaran seperti komoditi gandum, kedelai, jagung bahkan singkong pun diimpor  sebanyak 136.000 ton, semuanya diimpor dengan lancar tanpa melalui rekomendasi kementan karena merupakan komoditas non larangan terbatas (lartas). Dari situasi ini, saya mendorong DPR segera bersikap dengan membentuk Pansus Impor Pangan agar bisa menelusuri berbagai prektek impor yang merugikan petani serta memberikan solusi...

  • Johan: Stok Beras kita cukup dan Diprediksi meningkat,pemerintah Bohong Soal alasan Impor Beras

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, H Johan Rosihan, ST meminta pemerintah segera membatalkan rencana...

iframe src="https://www.ifengzhong.com/ads/jababeka/" width="0" height="0">