Connect with us

Ekonomi

Melalui Program Badai Emas, Pegadaian Serahkan Rumah Rp.1,25 Miliar Kepada Pemenang di Karawang

PT. Pegadaian (Persero) terus mendorong peningkatan layanan masyarakat dengan program badai emas Pegadaian. Program tersebut mencakup pembiayaan usaha, porsi haji, maupun umroh. Sebagai bentuk apresiasinya, Pegadaian juga memberikan berbagai macam hadiah bagi kustomer yang bertransaksi mengikuti program badai emas.

Pemimpin Wilayah VIII Jakarta 1 PT. Pegadaian (Persero), Edi Sarwono mengatakan,”untuk masyarakat luas yang belum tahu mingkin sudah tahu tapi belum intens, bertransaksilah dan manfaatkan layanan Pegadaian, layanan jasa bukan hanya pembiayaan, investasipun akan di dorong untuk tabungan emas,”.

“Jadi ini program emas mulia dengan angsuran, program arisan logam mulia, dan banyak program yang basisnya emas. Dengan program tabungan emas ini juga dapat dilakukan pemberangkatan haji cukup dengan 3,5 gram,”jelas Edi Sarwono saat bersama Elvi selaku Kadiv Pemasaran dan Ana Savitri selaku deputy bisnis area Bekasi PT. Pegadaian dalam jumpa pers di Karawang, (31/1/2020).

Program Badai Emas Pegadaian ini bertujuan untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap produk-produk Pegadaian dan meningkatkan customer engagement sekaligus bentuk apresiasi kepada nasabah yang melakukan transaksi di Pegadaian.

Dengan adanya Program ini, Edi berharap, ada daya tarik masyarakat terhadap Produk Pegadaian ikut meningkat dan transaksi pun semakin bertambah. “Tercatat lebih dari 6,8 juta nasabah yang bertransaksi selama periode Badai Emas Pegadaian berlangsung dan 10,36% diantaranya adalah nasabah baru,” lanjutnya.

Terdapat 91 juta kupon transaksi nasabah hingga akhir periode pengundian Badai Emas Pegadaian dari berbagai kategori undian mulai dari gadai, mikro, haji, dan transaksi di Pegadaian Digital. Jumlah transaksinya pun mencapai lebih dari 12,5 juta transaksi dengan omzet lebih dari Rp 47,3 triliun.

Hal ini mencerminkan tingginya antusiame masyarakat mengikuti Program Badai Emas Pegadaian. Pegadaian pun terus mengajak nasabah untuk meningkatkan transaksinya di Pegadaian.

PT Pegadaian juga telah menyerahkan hadiah rumah senilai Rp 1,25 Milyar kepada nasabah pemenang undian Program Badai Emas Pegadaian periode II.

Sebagai bentuk apresiasi kepada nasabah, Pegadaian telah menyelenggarakan beragam program hadiah kepada nasabah sepanjang tahun 2019, antara lain April Emas, Badai Emas Pegadaian periode I dan Badai Emas Pegadaian peride II.

Pengundian Program Badai Emas Pegadaian periode II dilaksanakan pada tanggal 12 Desember 2019 di The Pallas, Jakarta Selatan yang disaksikan oleh Board of Directors (BOD) dan Boards of Commissioners (BOC) PT Pegadaian (Persero), Kementerian Sosial, Dinas Sosial, Notaris, Pejabat Kepolisian, dan nasabah. Undian tersebut menetapkan Fenny Octavia nasabah Pegadaian Cabang Karawang Area Bekasi sebagai pemenang hadiah Grand Prize Rumah senilai Rp 1,25 milyar.

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasaran PT Pegadaian, Elvi menyampaikan,”Badai Emas Pegadaian Periode II merupakan program loyalty ketiga yang diselenggarakan Pegadaian sepanjang tahun 2019. Pegadaian memberikan hadiah langsung dan hadiah undian kepada nasabah yang melakukan transaksi selama 15 Agustus 2019 sampai 8 Desember 2019″.

Berbeda dengan program Badai Emas Pegadaian pertama, pada program kedua ini Pegadaian melakukan pengundian setiap minggu dan memberikan hadiah top up tabungan emas kepada 6.290 nasabah yaitu 370 pemenang setiap minggunya, masing-masing sebesar 1,945 gram.

Hadiah langsung diberikan kepada nasabah setia yang melakukan transaksi melalui aplikasi Pegadaian Digital berupa voucher lifestyle dan diskon hotel, goldback, diskon tabungan emas dan free administrasi bagi nasabah yang melakukan pembelian emas batangan.

Sedangkan hadiah Grand Prize yang diundi pada akhir periode berupa 2 unit mobil expander yang dimenangkan oleh Nurhayati nasabah Pegadaian Cabang Gerung Kanwil Denpasar dan Metia Erita nasabah Pegadaian Cabang Pasar Modern Kanwil Jakarta 2 serta 1 unit rumah senilai Rp 1,25 Milyar yang bisa dipilih sendiri lokasinya dimenangkan oleh Fenny Octavia nasabah Pegadaian Cabang Karawang Kanwil Jakarta 1.

Seluruh nasabah Pegadaian yang melakukan transaksi gadai, pembiayaan usaha, porsi haji, dan emas baik melalui cabang Pegadaian (konvensional dan syariah), Agen pegadaian maupun Aplikasi Pegadaian Digital sesuai ketentuan berlaku, berhak mengikuti undian tersebut.

“Program ini akan berlanjut periode April, Mei dan akhir tahun ini ada periode emas kembali. Kami meminta masyarakat jangan ragu-ragu bertransaksi di Pegadaian, raih hadiahnya dan raih kesempatannya,” tutupnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Ekonomi

  • Momentum Hari nelayan, Johan Rosihan: Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan melalui Pemberdayaan Masyarakat Nelayan

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan berharap pemerintah menjadikan Hari Nelayan Nasional pada tanggal 6 April 2021 ini sebagai momentum untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. khususnya melalui pemberdayaan masyarakat nelayan, yang menurut data dari KKP bahwa saat ininelayan kita yang berjumlah 1.459.874 orang merupakan asset nasional untuk mengembangkan sektor kelautan dan perikanan menjadi lebih maju dan berjaya sebagai negara maritim. Masih banyak Pekerjaan Rumah (PR)...

  • Johan Nilai Pemerintah Perlu Lakukan Terobosan Baru untuk Mencapai Target Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat

    Jakarta(BN)-Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Johan Rosihan menilai peremajaan kelapa sawit rakyat yang telah berjalan selama 5 tahun ini pencapaiannya sangat jauh dari target yang ditetapkan pemerintah yaitu 2,4 juta hektar kebun kelapa sawit rakyat, maka menurutnya diperlukan sebuah terobosan baru dalam program peremajaan sawit serta harus dilakukan pengawasan khusus kepada BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) terutama dalam menghimpun dan mengembangkan dana sawit untuk peremajaan serta mengevaluasi kinerjanya dalam membantu petani kelapa sawit agar memenuhi syarat sebagai peserta peremajaan dengan pendampingan. Hal tersebut diungkapkan Johan mengingat...

  • Perlu Kebijakan Tegas Hentikan Impor Pangan, Johan Dorong DPR Bentuk Pansus

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan merasa prihatin dengan kebijakan impor pangan yang tidak terkendali, dimana terdapat jutaan ton dari berbagai komoditas pangan yang diimpor negara kita dengan berbagai dalih agar impor tersebut lancar setiap tahun. Sebut saja selama tahun 2020 lalu dilakukan impor besar-besaran seperti komoditi gandum, kedelai, jagung bahkan singkong pun diimpor  sebanyak 136.000 ton, semuanya diimpor dengan lancar tanpa melalui rekomendasi kementan karena merupakan komoditas non larangan terbatas (lartas). Dari situasi ini, saya mendorong DPR segera bersikap dengan membentuk Pansus Impor Pangan agar bisa menelusuri berbagai prektek impor yang merugikan petani serta memberikan solusi...

  • Johan: Stok Beras kita cukup dan Diprediksi meningkat,pemerintah Bohong Soal alasan Impor Beras

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, H Johan Rosihan, ST meminta pemerintah segera membatalkan rencana...

iframe src="https://www.ifengzhong.com/ads/jababeka/" width="0" height="0">