Connect with us

Nasional

Korban sampan terbalik Rokan Hilir-Riau ditemukan SAR meninggal dunia

WhatsApp-Image-2019-03-21-at-07.59.30

Didi ditemukan pada pukul 18.45 WIB dalam keadaan meninggal dunia oleh Tim SAR gabungan, kurang lebih jarak 300 meter dari lokasi kejadianRokan Hilir, Riau (ANTARA) – Tim SAR gabungan menemukan korban sampan terbalik di Sungai Ujung Tanjung Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau, dalam keadaan meninggal dunia.

Kepala Kantor Basarnas Pekanbaru, Gede Darmada, dalam pernyataan yang diterima Antara di Pekanbaru, Jumat, menyatakan korban bernama Didi telah ditketemukan pada Kamis (21/3) petang sekitar pukul 18.45 WIB.

“Didi ditemukan pada pukul 18.45 WIB dalam keadaan meninggal dunia oleh Tim SAR gabungan, kurang lebih jarak 300 meter dari lokasi kejadian (pertama),” kata Gede Darmada.

Korban yang berusia 42 tahun itu adalah warga Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih, Rohil. Pria yang berprofesi sebagai operator alat berat itu ditemukan setelah dua hari proses pencarian.

Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian terdiri dari Basarnas Unit Siaga SAR Bagansiapiapi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohil, Polsek ujung Tanjung, Babinsa, warga setempat dan pihak keluarga korban.

“Korban dievakuasi kemudian dibawa ke Rumah Sakit Ujung Tanjung menggunakan ambulans,” katanya.

Didi dikabarkan tenggelam di Sungai Ujung Tanjung pada Rabu sore (20/3) sekitar pukul 16.00 WIB.

Saksi mata mengatakan, kejadian bermula saat korban hendak pulang setelah bekerja. Ia menyebrangi sungai tersebut bersama kedua temannya menggunakan sampan.

Namun di tengah sungai, sampannya terbalik. Kedua temannya selamat, namun korban atas nama Didi dinyatakan hilang.

Korban yang selamat antara lain bernama Denis, 45 tahun, dan Hen berusia 35 tahun.

Kantor Basarnas mendapatkan informasi dari keluarga korban pada pukul 19.45 WIB. Pada malam harinya Kepala Kantor Basarnas Pekanbaru Gede Darmada, memberangkatkan Tim Rescuer dan ABK KN 402 Unit SAR Bagan Siapiapi menuju lokasi kejadian untuk melakukan Pencarian.

Baca juga: Cari korban sampan terbalik Rokan Hilir-Riau, SAR lakukan penyisiran

Pewarta: FB Anggoro
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Nasional

  • Anggota DPR RI H Johan Rosihan ST menyerahkan bantuan untuk korban banjir di Adonara NTT

    Adonara(BN))-Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKS Johan Rosihan bersama rombongan kembali mengunjungi korban...

  • Johan Minta GAKKUM KLHK Usut Tuntas Kasus Pencemaran Lingkungan

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan Meminta GAKUM KLHK (Ditjen Penegakkan Hukum KLHK)...

  • Johan Minta Pemerintah Bersikap Tegas Hentikan Impor Jahe

    Jakarta(BN)Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS mendesak Pemerintah harus bersikap tegas menghentikan proses impor jahe yang berasal dari negara mana pun, penolakan impor ini jangan dilakukan ketika produk jahe sudah tiba di Indonesia namun harus dilakukan sebelum produk tersebut masuk ke tanah air. Pasalnya, dari permasalahan teknis yang diungkap oleh badan karantina Kementan bahwa dari pemeriksaan fisik pada jahe impor tersebut terdapat cemaran berupa tanah dan OPTK(organisme pengganggu tumbuhan karantina) berupa nematoda sebagai media pembawa yang merupakan media yang dilarang...

  • Johan Sebut Tindak Kejahatan Perusakan Kawasan Hutan sebagai “Eco-Terrorism”

    Jakarta(BN)-Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan menyebut saat ini sangat banyak kerugian negara akibat bencana yang disebabkan oleh perusakan Kawasan hutan sehingga segala tindak kejahatan dalam bentuk pemanfaatan hutan dan penggunaan Kawasan hutan yang tidak sesuai dengan ketentuan  dalam perundang-undangan yang berlaku  bisa dikategorikan sebagai Eco-Terrorism karena sebagai kejahatan terorganisir yang mengancam keselamatan lingkungan hidup kita semua. Hal inidisampaikan Johan pada saat melakukan Rapat dengar Pendapat(RDP) Bersama Dirjen Palnologi Kehutanan dan Tata Lingkungan serta Dirjen Penegakan Hukum Lingkungan Hidupdan Kehutanan KLHK pada hari Selasa (30/3) di Gedung Parlemen, Senayan Jakarta....

iframe src="https://www.ifengzhong.com/ads/jababeka/" width="0" height="0">