BERITANUSANTARA.com
FOLLOW BERITA NUSANTARA Like Like Like Like
Minggu | 11 Februari 2018 | 07:58:55 WIB

FOKUS PERISTIWA

Tertangkapnya Penyelundupan Sabu 1 Ton di Batam

REDAKSI - BERITANUSANTARA.COM
Tertangkapnya Penyelundupan Sabu 1 Ton di Batam
BERITANUSANTARA.com,- Empat anak buah kapal (ABK) dan nakhoda Kapal Sunrise Glory yang berbendera Singapura, ditangkap tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI AL, dan Bea Cukai, di Selat Philip, Batam, lantaran berupaya menyelundupkan narkotika jenis sabu ke Indonesia.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari menyebut, tim gabungan sebelumnya telah mengetahui upaya penyelendupan sejak Desember 2017.

"Operasi sudah dimulai dari tanggal 2 Desember 2017," ungkap Arman, Sabtu 10 Februari 2018.

Saat itu, kata Arman, tim gabungan mendapatkan informasi ada kapal asing yang akan menyelundupkan narkotika ke Indonesia melalui jalu laut dengan kapal ikan.

"Tim yang terdiri dari BNN, TNI AL, dan Bea Cukai menelusuri dan mendeteksi keberadaan kapal tersebut," tutur jenderal bintang dua itu.

Namun, kapal yang dicurigai tak langsung masuk wilayah perairain Indonesia. Melainkan terus berlayar dari sekitar Teluk Andaman menuju Australia, di luar teritorial laut Indonesia.

"Diperkirakan kapal tersebut sempat menurunkan muatan narkoba seberat 1 ton di Australia, namun kapal tidak tertangkap oleh otoritas setempat," jelasnya.

Setelah itu, kata dia, tim kehilangan jejak. Tapi, pada Rabu 7 Februari 2018, tim kembali mendeteksi keberadaan kapal yang sama kembali masuk perairan Indonesia.

"TNI AL melakukan penangkapan terhadap kapal Sunrise Glory berbendera Singapura dan bersama tim melakukan penggeledahan di dalam kapal. Ditemukan narkotika jenis sabu kurang lebih 1,1 ton di dalam 41 karung yang ditumpuk bersama dengan beras," bebernya.

Kini, kata Arman, empat ABK yang merupakan warga negara Taiwan sedang diperiksa intensif. Sementara itu, kapal sudah berada di Lanal Batam, dan masih digeledah untuk menemukan barang bukti lainnya.

"Pengembangan dan penyidikan kasus ditangani oleh BNN pusat," tandasnya. (yd)
Komentar ...
News Update