BERITANUSANTARA.com
FOLLOW BERITA NUSANTARA Like Like Like Like
Selasa | 06 Februari 2018 | 10:32:29 WIB

MEGAPOLITAN

Tolak Dikirim Jokowi ke Asmat, Ketua BEM UI: Kami Pakai Uang Sendiri Kesana, Bukan Uang Negara

REDAKSI - BERITANUSANTARA.COM
Tolak Dikirim Jokowi ke Asmat, Ketua BEM UI: Kami Pakai Uang Sendiri Kesana, Bukan Uang Negara
BERITANUSANTARA.com,- Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia menolak ajakan Presiden Joko Widodo, untuk langsung meninjau kondisi Suku Asmat, Papua, yang mengalami gizi buruk dan terkena wabah campak.

Ketua BEM UI Zaadit Taqwa menegaskan, pihaknya sudah berencana berangkat sendiri ke Kabupaten Asmat tanpa perlu bantuan Presiden Jokowi serta menggunakan uang negara.

"Pertama, sebelum Pak Jokowi bilang akan ajak kami ke Asmat, kami sendiri sudah merencanakan berangkat ke sana. Nah, walaupun Pak Jokowi menawarkan bantuan pakai uangnya, kami tak mau menggunakan uang negara," kata Zaadit di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Senin (5/2/2018).

Mahasiswa yang mengacungkan "kartu kuning" kepada Jokowi saat acara Dies Natalies ke-68 UI, Jumat (3/2) pekan lalu itu mengungkapkan, Jokowi lebih baik mengirim para ahli yang bisa membantu warga Asmat.

"Pemerintah punya uang, kenapa tak sekalian saja kirim ahli ke sana. Ada profesor, ada ahli-ahli, kenapa nggak duitnya buat mereka saja. Kenapa harus buat kami," ujar Zaadit.

"Ya, kami akan berangkat pakai cara kami sendiri, pakai uang kami sendiri, nggak pakai uang pemerintah," tukasnya lagi.

Namun, Zaadit belum bisa memastikan jadwal keberangkatan BEM UI ke Kabupaten Asmat. Kekinian, kata dia, BEM UI masih menggalang dana untuk keberangkatan.

Zaadit menuturkan, perwakilan mahasiswa Fakultas Kesehatan UI sudah berada di daerah suku Asmat untuk memberikan bantuan. BEM UI juga sudah berkoordinasi dengan FK UI.

"Ya, sampai sekarang kami juga lakukan penggalangan dana. Donasi untuk asmat. Kami mungkin akan bekerja sama dengan kampus, ada beberapa departemen. Tapi, teman-teman FK UI sudah dikirim ke sana," tuturnya.Sebelumnya, Ketua BEM UI Zaadit mengkritik Presiden Jokowi Dodo dengan mengacungkan kartu kuning di dalam acara Dies Natalies UI ke -68 di Depok.

Aksi Zaadit itu salah satunya agar Jokowi segera menuntaskan persoalan gizi buruk dan wabah campak yang mendera warga Asmat, Papua. (dn)
Komentar ...
News Update