BERITANUSANTARA.com
FOLLOW BERITA NUSANTARA Like Like Like Like
Selasa | 09 Januari 2018 | 10:47:09 WIB

LIPUTAN KHUSUS

Beberapa Daerah Dinilai Lemahkan Fungsi KPU dan Bawaslu

REDAKSI - BERITANUSANTARA.COM
Beberapa Daerah Dinilai Lemahkan Fungsi KPU dan Bawaslu
BERITANUSANTARA.com,- Beberapa daerah menarik Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diperbantukan menjadi staf KPU daerah dan Bawaslu Provinsi. Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri Sumarsono mengatakan, hal ini dianggap sebagai upaya pelemahan penyelenggara pemilu.

"Sejumlah daerah ada yang berusaha melumpuhkan KPU dan Bawaslu dengan cara menarik kembali staf-stafnya dari KPU dan Bawaslu," kata Sumarsono saat rapat persiapan Pilkada 2018 di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Senin, 8 Januari 2018.

Meski tak menyebutkan nama daerah-daerah itu, Sumarsono menyatakan punya bukti konkret tentang upaya pelemahan ini. Seharusnya, tiap daerah tidak melakukan langkah-langkah seperti itu, apalagi menjelang Pilkada. Mereka wajib mendukung kinerja KPU dan Bawaslu di daerah.

"Jangan mengganggu sekretaris KPU dan Bawaslu dengan cara dipanggil kembali oleh Pemda, dimanfaatkan untuk promosi sebagai Kabag misalnya," imbuh Sumarsono.

Meski tugas penyelenggaraan Pilkada merupakan tanggung jawab KPU dan Bawaslu, daerah juga harus mendukung penuh. Pilkada 2018 dengan peserta 17 Provinsi, 115 Kabupaten dan 39 Kota bukan tugas yang mudah diselenggarakan.

Sejauh ini, banyak surat proses dilayangkan KPU dan Bawaslu pada Kemendagri, terkait penarikan ASN di kedua instansi itu. Sumarsono pribadi tak melarang pemda menarik ASN, namun tidak saat ini. Sebaiknya hal itu dilakukan usai pesta demokrasi serentak berakhir.

"Jadi posisi pemerintah hari ini adalah tidak mengganggu tapi justru sebaliknya, wajib memberikan dukungan penuh agar pemilihan kepala daerah serentak bisa sukses. Kalau mau menarik boleh tapi harus setelah pilkada," pungkas Sumarsono. (yd)
Komentar ...
News Update