BERITANUSANTARA.com
FOLLOW BERITA NUSANTARA Like Like Like Like
Rabu | 13 September 2017 | 10:32:56 WIB

MEGAPOLITAN

Pengacara Elza Syarif Laporkan Anggota DPR Fraksi Nasdem Akbar Faisal ke Polda Metro Jaya

REDAKSI - BERITANUSANTARA.COM
Pengacara Elza Syarif Laporkan Anggota DPR Fraksi Nasdem Akbar Faisal ke Polda Metro Jaya
BERITANUSANTARA.com,- Jakarta - Elza Syarif melaporkan Angota DPR Akbar Faisal ke Polda Metro Jaya atas kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Elza mengatakan, pernyataan Akbar di salah satu media telah memfitnah dengan menyebut dirinya sebagai kaki tangan terpidana kasus korupsi M Nazaruddin.

Laporan Elza diterima polisi dengan nomor LP/4348/IX/2017/PMJ/Dit. Reskrimsus tertanggal 12 September 2017.

Elza menduga, opini sengaja dibuat Akbar untuk menjatuhkan kredibilitas dirinya. "Karena koruptor adalah suatu status yang sangat dibenci masyarakat," ucap Elza di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa 12 September 2017.

Elza mengklaim tudingan tersebut tidak memberi dampak di masyarakat. Elza mengaku dirinya tetap mendapatkan dukungan dari masyarakat atas kesaksiannya di persidangan tipikor.

"Saya syukur Alhamdulillah banyak sekali dukungan dari masyarakat, karena saya mengatakan kebenaran dan memberantas korupsi," jelas Elza.

Sebelumnya Akbar Faizal melaporkan Elza Syarief ke Bareskrim Polri beberapa waktu lalu. Pelaporan terkait dengan kesaksian Elza yang menyebut nama Akbar di persidangan kasus pemberian keterangan palsu terkait KTP-el.

Akbar menuturkan, langkah ini diambil tak tiba-tiba. Sebelumnya, dia sudah melayangkan surat somasi kepada Elza untuk mencabut kesaksiannya.

Namun, sampai tenggat waktu 3×24 jam yang diberikan habis, Elza tidak kunjung merespon somasi yang dilayangkan Akbar pada 22 Agustus lalu.

Laporan Akbar terhadap Elza tercatat dalam nomor laporan LP/865/VIII/2017/BARESKRIM. Akbar melaporkan Elza dengan tuduhan melanggar Pasal 242 KUHP tentang pemberian kesaksian palsu di bawah sumpah, pemberian kesaksian yang tidak benar menurut Pasal 22 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 jo. Undang-undang jo. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Serta Pasal 317 dan Pasal 318 KUHP, serta Pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik. (jn)
Komentar ...
News Update
  • TNI AD Kembali Harumkan Indonesia di Kejuaraan AARM ASEAN

    OLAH RAGA | 25 November 2017 | 07:45 WIBJakarta - TNI Angkatan Darat (AD) kembali mengharumkan Indonesia yang ke 12 kalinya dalam ajang kejuaraan menembak di Tingkat Asean Aries Riffle meet (AARM) ke 27. Kehadiran 62 personil Kontingen
  • 17 Juta WNI Belum Punya e- KTP Akibat Kasus Korupsinya

    FOKUS PERISTIWA | 24 November 2017 | 08:10 WIBJakarta - Direktorat Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri mencatat ada 17 juta warga negara Indonesia yang belum mempunyai KTP-el. Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh mengakui
  • Motivasi Pangkostrad Kepada Pelajar Al-Azhar

    GAYAHIDUP | 24 November 2017 | 08:03 WIBJakarta - Panglima Kostrad  Letjen TNI Edy Rahmayadi memberikan kuliah umum kepada sekitar 700 an mahasiswa dan pelajar Perguruan Islam Al Azhar yang bertema "Menyatukan Tekad untuk Bela Negara"
  • Demo Ojek Online Minta Area Khusus Menunggu Penumpang

    MEGAPOLITAN | 23 November 2017 | 08:55 WIBJakarta - Sopir Ojek Online meminta aplikator menyedikan area di sejumlah tempat strategis untuk menunggu penumpang. Hal itu guna menghindari beredarnya ojek online di pinggir jalan. "Seharusnya