BERITANUSANTARA.com
FOLLOW BERITA NUSANTARA Like Like Like Like
Jumat | 08 September 2017 | 07:51:27 WIB

EKONOMI

Pemerintah Tidak Perlu Impor Gas dari Singapore

REDAKSI - BERITANUSANTARA.COM
Pemerintah Tidak Perlu Impor Gas dari Singapore
BERITANUSANTARA.com,- Bogor - Head of Marketing Product Development Division PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Adi Munadir menilai, Indonesia membutuhkan Indonesia Gas Master Plan. Master plan tersebut menentukan arah pemanfaatan gas bumi di Indonesia.

"Gas master plan mengintegrasikan perencanaan pemanfaatan gas, perencanaan pengembangan industri, rencana produksi gas bumi. Rencana itu diintegrasikan dan disinkronkan waktunya," kata Adi dalam diskusi Efisiensi Gas Industri Tanpa Harus Impor di Grand Diara Hotel Bogor, Kamis 7 September 2017.

Hingga saat ini master plan tersebut belum terbentuk. Dalam dunia bisnis gas bumi, Kementerian ESDM bertanggung jawab terkait infrastruktur, sementara Kementerian Perindustrian terkait industri. Kedua kementerian itu semestinya bersinergi.

"Kalau punya master plan bisa digabung, misal di Jawa dan Sumatera tahu kawasan mana yang akan dibangun (kawasan industri). Investor juga tahu kapan infrastruktur sampai sana," jelas Adi.

Adi mengatakan, PGN sudah mengusulkan pembuatan gas master plan kepada Kementerian ESDM. Saat ini sudah masuk tahap pembahasan bagaimana memulai inisiatif tersebut.

"Visi kita (PGN) bukan bangun pipa untuk mengalirkan gas tapi gimana bangun industri gas di hilir, bangun infrastruktur gas yang bisa melayani industri di seluruh Indonesia. Sehingga punya sistem distribusi gas yang efisien," ungkap Adi.

Senada dengan Adi, pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menuturkan, dalam menentukan program di Indonesia, pemerintah mesti menggambarnya dalam peta Indonesia yang kosong.

"Produk kementerian perindustrian dimana, taro di situ. Kemudian diplot dengan program Kementerian PUPR, Kementerian Pertanian. Sementara Kementerian ESDM menunggu karena mengatur kebijakan," ujar Agus di kesempatan yang sama.

Dengan demikian, tidak akan ada cerita pelabuhan yang terlantar lantaran tidak ada sektor bisnis di wilayah tersebut. Semua program kementerian harus disinergikan untuk mengembangkan industri di Indonesia.

"Negara harus punya master plan sehingga setelah pembangunan terintegrasi dengan baik, pemerintah tidak perlu impor gas dari singapore. Sekarang gas semua di (Indonesia) timur, yang maunya semua di (Indonesia) barat," ungkap Agus. (yd)
Komentar ...
News Update
  • TNI AD Kembali Harumkan Indonesia di Kejuaraan AARM ASEAN

    OLAH RAGA | 25 November 2017 | 07:45 WIBJakarta - TNI Angkatan Darat (AD) kembali mengharumkan Indonesia yang ke 12 kalinya dalam ajang kejuaraan menembak di Tingkat Asean Aries Riffle meet (AARM) ke 27. Kehadiran 62 personil Kontingen
  • 17 Juta WNI Belum Punya e- KTP Akibat Kasus Korupsinya

    FOKUS PERISTIWA | 24 November 2017 | 08:10 WIBJakarta - Direktorat Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri mencatat ada 17 juta warga negara Indonesia yang belum mempunyai KTP-el. Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh mengakui
  • Motivasi Pangkostrad Kepada Pelajar Al-Azhar

    GAYAHIDUP | 24 November 2017 | 08:03 WIBJakarta - Panglima Kostrad  Letjen TNI Edy Rahmayadi memberikan kuliah umum kepada sekitar 700 an mahasiswa dan pelajar Perguruan Islam Al Azhar yang bertema "Menyatukan Tekad untuk Bela Negara"
  • Demo Ojek Online Minta Area Khusus Menunggu Penumpang

    MEGAPOLITAN | 23 November 2017 | 08:55 WIBJakarta - Sopir Ojek Online meminta aplikator menyedikan area di sejumlah tempat strategis untuk menunggu penumpang. Hal itu guna menghindari beredarnya ojek online di pinggir jalan. "Seharusnya