BERITANUSANTARA.com
FOLLOW BERITA NUSANTARA Like Like Like Like
Jumat | 14 Juli 2017 | 10:51:50 WIB

LIPUTAN KHUSUS

BIN: Ancaman Operasi Intelijen Asing Siap Mencengkram NKRI

REDAKSI - BERITANUSANTARA.COM
BIN: Ancaman Operasi Intelijen Asing Siap Mencengkram NKRI
BERITANUSANTARA.com,- Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Budi Gunawan mengatakan, ancaman paling krusial bagi Indonesia adalah soal keselamatan dan keutuhan negara. Dia pun mengingatkan soal operasi intelijen pihak asing.

"Ancaman di depan mata kita terutama ada operasi intelijen negara asing di negara kita. Ada dua operasi yang harus diwaspadai, pertama black ops intelligent, kedua psycho ops intelligent," kata Budi di acara "Halaqah Nasional Alim Ulama se-Indonesia" di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng Selatan, Jakarta Pusat, Kamis 13 Juli 2017.

Budi menjelaskan, black ops intelligent adalah operasi intelijen yang dilakukan negara, lembaga, atau organisasi asing yang bertujuan untuk melemahkan dan mengganti rezim pemerintahan. Hal itu dilakukam melalui infiltrasi, kudeta, dan lain sebagainya.

"Sedangkan psycho ops intelligent, operasi intelijen menyebarkan informasi-informasi dengan indikator-indikator tertentu melakukan brain wash, bisa melalui berita yang menyesatkan atau hoaks terhadap target atau kelompok tertentu," jelas Budi.

Informasi-informasi bohong itu biasanya digunakan untuk mempengaruhi emosi, motif, dan cara berpikir orang-orang. Mereka bermaksud mengubah perilaku perorangan, kelompok, kemudian pemerintah. "Ini yang sudah terjadi di Indonesia," tegas mantan Wakapolri itu.

Selain dua operasi itu, ada pula operasi intelijen di bidang ekonomi. "Currency war untuk melemahkan mata uang kita," lanjut dia.

Operasi intelijen itu sudah dialami Indonesia saat krisis 1998. Negara super power selalu menggunakan operasi tersebut untuk melemahkan mata uang negara tujuan supaya bergantung pada mereka.

"Selalu bergantung, selalu berhutang dan akhirnya meminta bantuan pada mereka. Contoh yang berhasil di Afganistan dan Irak. Saat ini sangat bergantung pada bantuan-bantuan negara super power tersebut meski sumber daya mereka cukup besar, tetapi sudah dikuasai asing, pangan saja harus disubsidi asing," ungkapnya.

Saat ini, lanjut Budi, Indonesia sedang diserang dengan currency war namun dalam skema yang berbeda, yakni operasi economic hit man. "Di bawah kendali CIA, mereka mampu membuat Indonesia mengalami krisis moneter tahun 1998," ujar Budi. (dn)
Komentar ...
News Update
  • TNI AD Kembali Harumkan Indonesia di Kejuaraan AARM ASEAN

    OLAH RAGA | 25 November 2017 | 07:45 WIBJakarta - TNI Angkatan Darat (AD) kembali mengharumkan Indonesia yang ke 12 kalinya dalam ajang kejuaraan menembak di Tingkat Asean Aries Riffle meet (AARM) ke 27. Kehadiran 62 personil Kontingen
  • 17 Juta WNI Belum Punya e- KTP Akibat Kasus Korupsinya

    FOKUS PERISTIWA | 24 November 2017 | 08:10 WIBJakarta - Direktorat Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri mencatat ada 17 juta warga negara Indonesia yang belum mempunyai KTP-el. Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh mengakui
  • Motivasi Pangkostrad Kepada Pelajar Al-Azhar

    GAYAHIDUP | 24 November 2017 | 08:03 WIBJakarta - Panglima Kostrad  Letjen TNI Edy Rahmayadi memberikan kuliah umum kepada sekitar 700 an mahasiswa dan pelajar Perguruan Islam Al Azhar yang bertema "Menyatukan Tekad untuk Bela Negara"
  • Demo Ojek Online Minta Area Khusus Menunggu Penumpang

    MEGAPOLITAN | 23 November 2017 | 08:55 WIBJakarta - Sopir Ojek Online meminta aplikator menyedikan area di sejumlah tempat strategis untuk menunggu penumpang. Hal itu guna menghindari beredarnya ojek online di pinggir jalan. "Seharusnya