BERITANUSANTARA.com
FOLLOW BNC Like Like Like Like
Minggu | 03 Desember 2017 | 21:42:59 WIB

MEGAPOLITAN

Asosiasi Pengusaha Rokok Elektrik Minta Pemerintah Ambil Langkah Bijak Terkait Regulasi

REDAKSI - BERITANUSANTARA.COM
Asosiasi Pengusaha Rokok Elektrik Minta Pemerintah Ambil Langkah Bijak Terkait Regulasi
BERITANUSANTARA.com,- Jakarta, Senin (3/12) Bertempat di La Piaza Hall, Kelapa Gading, APVI (Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia) menggelar jumpa pers terkait adanya wacana regulasi rokok elektrik oleh pihak pemerintah melalui sejumlah kementrian terkait. Hal ini sebagai bentuk dukungan para pengusaha rokok elektrik ini terhadap regulasi yang akan segera dibuat pemerintah.

Dalam sambutannya, Ketua Umum APVI, Aryo Andrianto mengatakan, "Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai respon wacana pemerintah mengenai industri rokok elektrik (Vape) tanah air, harapan kami regulasi tersebut nantinya mengunntungkan semua pihak baik pemerintah, pengusaha, serta pengguna," ungkap Aryo.

Terkait statement pemerintah mengenai cukai sebesar 57 persen mulai 1 Juli 2018 mendatang, Aryo juga menjelaskan," Akan lebih bijak apabila angka cukai dibuat dengan mempertimbangkan segala aspek dan mengingat industri ini masih sangat muda dan berpotensi menyumbang kontribusi yang cukup besar. Jika ditanya persentasi ideal, harapan kami ada di angka 30 persen."

Lebih lanjut, Romedhal selaku Kepala Humas APVI juga turut menjelaskan, adanya asumsi liquid vape mengandung zat kimia yang berbahaya tidaklah benar, liquid vaping dibuat dengan bahan dasar PG (Propelyne Glycol) dan VG (Vegetable Glycerin dapat ditemukan dalam mayoritas bahan obat dan makanan yang kita konsumsi setiap hari.

"Dari data yang dirilis public health of England, Vape 95 persen lebih aman ketimbang rokok yang dibakar. Dan jika dari segi keuangan, vape akan menjadi sebuah industry kreatif yang mensupport hasil perkebunan dari semua lini, menyerap tenaga kerja dan juga apabila pemerintah meregulasi dan mensupport dengan tepat perkembangannya, industri vape tentu akan menjadi sumber pemasukan Negara yang potensial di masa depan," tambah Romedhal.

News Update
  • Under Pass Kartini Siap Beroperasi

    MEGAPOLITAN | 22 Februari 2018 | 12:05 WIBJakarta(BN)- Pembangunan jalan underpass Kartini yang menghubungkan jalan raya Pondok Indah-Kartini Lebak Bulus, Jakarta Selatan siap di operasikan.Proyek yang memakan biaya Rp 98 milyar ini di
  • Tol Boor II B Capai 98 Persen Pembangunannya

    MEGAPOLITAN | 21 Februari 2018 | 18:18 WIBBogor (BN) - Pengerjaan proyek tol Bogor Outer Ring Road (BORR) Seksi IIB yang menghubungkan Kedung Badak dengan Yasmin hingga 21 Februari 2018 telah rampung sebesar 98,5 persen. Direktur Utama
  • BIG Gelar Media Gathering

    MEGAPOLITAN | 21 Februari 2018 | 17:11 WIBBogor(BN)-Beberapa waktu ke belakang dunia sempat dihebohkan dengan munculnya paham yang menyatakan bahwa bumi ini datar. Tidak hanya sampai disitu, paham tersebut didukung dengan penjelasan dan data
  • Waskita Klarifikasi Kecelakaan Tol Becakayu

    MEGAPOLITAN | 20 Februari 2018 | 11:26 WIBJakarta(BN)-PT Waskita Karya (Persero) Tbk memberikan klarifikasi pemberitaan yang kadung beredar. Bahwa bukan tiang pancang proyek Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) yang jatuh melainkan