BERITANUSANTARA.com
FOLLOW BNC Like Like Like Like
Senin | 20 November 2017 | 20:52:57 WIB

NASIONAL

Jokowi Membuka Simposium Nasional Kebudayaan Pembangunan Karakter Bangsa

REDAKSI - BERITANUSANTARA.COM
Jokowi Membuka Simposium Nasional Kebudayaan Pembangunan Karakter Bangsa
BERITANUSANTARA.com,- Jakarta, Senin (20/11/17) Bertempat di Balai Kartini-Jakarta Selatan Pengurus Pusat PPAD,FKPPI dan YSNB menggelar kegiatan Simposium Nasional Kebudayaan bertajuk, "Pembangunan Karakter Bangsa Untuk Melestarikan dan Menyejahterakan NKRI Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945" yang langsung oleh presiden Ir. H. Joko Widodo beserta sejumlah tokoh penting yang antara lain Wiranto (Menkopolhukam), Tri Sutrisno,Widjojo Sudjono (Ketua Dewan PPAD), Kiki Syahnakri, Pontjo Sutowo (Ketua FKPPI), Iman Sunario (Ketua YSNB) serta sejumlah pejabat Eselon 1 dan Pimpinan ormas.

Presiden Joko Widodo secara resmi membuka kegiatan tersebut dengan ditandai pemukulan gong. Dalam sambutannya, Jokowi menyampaikan, "Negara Indonesia ini adalah Negara besar dengan sebanyak 17 ribu pulau, 740 Suku, 11 ribu bahasa daerah serta 516 kabupaten kota. Kita dihadapkan dengan fenomena Perubahan dunia yang sangatlah cepat, dan hal tersebut tentu merubah tatanan global kita dan jika tidak di antisipasi, ke-Indonesiaan kita akan tergerus."

Untuk itu, nilai-nilai ke-Indonesiaan kita yang tertuang dalam ideologi Pancasila harus terus disampaikan kepada anak cucu kita. Selain itu, kita juga diperhadapkan dengan contoh elite politik yang memberikan pendidikan yang kurang baik. Masih banyak yang berteriak PKI bangkit, anti islam, anti ulama, dll. Untuk itu saya berharap kepada para sesepuh di PPAD, FKPPI dan YSNB memberikan nilai-nilai ke-Indonesiaan tersebut kepada generasi muda serta bagaimana cara berpolitik yang beretika serta menjaga nilai kesantunan," ungkap Jokowi.

Kegiatan Simposium Nasional Kebudayaan ini berlangsung selama 2 hari, yakni Senin (20/11) dan Selasa (21/11) yang mana nantinya, hasil dari kegiatan ini menjadi masukan guna mendukung peningkatan program revolusi mental seperti yang diatur dalam Perpres 87 (karakter pendidikan).

Sementara itu, Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP Pancasila)yang juga merupakan Anggota Lembaga Pengkajian MPR, Yudi Latif yang menjadi salah satu pemakalah yang mengulas Membangun Karakter Bangsa Berdasarkan Nilai-Nilai Ke-Indonesiaan dalam pemaparannya menyampaikan 5 isu strategis membumikan Pancasila yang antara lain ; Pemahaman Pancasila, Inklusi Sosial, Keadilan Sosial, Pelembagaan Pancasila, serta Keteladanan Pancasila.

Selain Yudi Latief, Ketua Umum FKPPI, Pontjo Sutowo turut mengulas materi "Penguatan Nilai Ke-Indonesiaan dan Pembangunan Karakter Bangsa" juga memaparkan materi menarik dengan penekanan mengenai Membangun Ketahanan Budaya dalam Menghadapi Perang Generasi ke IV.
News Update
  • Dirjen Hubud Minta KSO segera di Sepakati

    NASIONAL | 18 Januari 2018 | 23:24 WIBJakarta(BN)-Direktur Jendral Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan(Kemenhub) Agus Santoso meminta perjanjian KSO untuk segera di sepakati bersama.Perjanjian mengenai perpanjangan Runway Bandara
  • Produksi Film Horor Raffi Ahmad Gandeng Ayu Ting Ting

    HIBURAN | 13 Januari 2018 | 18:19 WIBJakarta, Sabtu (13/1) Setelah "Suster Ngesot", RA Pictures kembali memproduksi film horror. Menariknya, dalam film yang judulnya masih dirahasiakan ini, Sang bos sekaligus produser menggandeng Ayu
  • Asphurindo Gelar Seminar Pembinaan Muthowif di Mekkah

    FOKUS BISNIS | 13 Januari 2018 | 16:49 WIBJakarta, Sabtu (13/1) Sebagai wujud nyata meningkatkan kualitas layanan ibadah haji dan umroh, ASPHURINDO (Asosiasi Penyelenggara Haji, Umrah dan Inbound Indonesia Jumat, 5 Januari 2018 kemarin,